Peradi Fasilitasi Pengacara Muda dalam Wadah Young Lawyer Committe

PROFESI advokat Indonesia yang terus bertumbuh melahirkan semakin banyaknya advokat muda di Indonesia, tak terkecuali di Banjarmasin. Peran dan kapasitas yang baik bagi advokat muda sudah tak perlu diragukan lagi.

ATAS dasar itu, Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Banjarmasin melantik dan mendeklarasikan Young Lawyer Committee (YLC) Peradi DPC Banjarmasin dan Pusat Bantuan hukum (PBH) periode 2019-2021 di Swissbell Hotel, Sabtu (16/3/2019) malam. Pelantikan dipimpin langsung Ketua Umum DPN Peradi Fauzie Yusuf Hasibuan dan dihadiri tokoh Peradi dan pakar hukum Otto Hasibuan.

Ketua YLC Peradi Banjarmasin Muhammad Fazri menuturkan, pascapelantikan pihaknya akan menyelaraskan program kerja dengan organisasi induk Peradi Banjarmasin, seperti training of trainer, seminar dan pelatihan untuk menguatkan keilmuan hukum advokat muda.

“Kita akan melebarkan sayap jaringan YLC karena meskipun Peradi organisasi besar namun masih belum familiar dengan masyarakat,” kata mantan Presiden Mahasiswa ULM ini.

Ia menyebut, pengurus YLC merupakan generasi penerus Peradi di masa yang akan datang. Bagi Fazri, ketimbang negara lain Indonesia termasuk terlambat menghimpun advokat muda dalam satu payung organisasi.

“Setahu saya, Banjarmasin merupakan kota ketiga setelah Pontianak dan Surabaya dibentuk pengurus YLC. Kami berharap pengurus baru YLC akan membangkitkan ruh organisasi,” papar Fazri.

Ia mengungkapkan, pengurus YLC akan ditanam sikap advokat sejati, yaitu bekerja untuk membantu masyarakat mencari keadilan bukan berorientasi materi semata.

“Kita akan berkolaborasi dengan Peradi Banjarmasin untuk memberikan konsultasi hukum gratis kepada masyarakat dan memberikan penyuluhan hukum hingga ke tingkat kecamatan dan kelurahan,” papar Fazri.

BACA : Bikin Pos Bantuan Hukum Gratis, Peradi Siap Dampingi Masyarakat

Ketua Pusat Bantuan Hukum (PBH) Peradi Banjarmasin Muhammad Rizki Hidayat mengatakan, pihaknya sudah bekerjasama dengan Pengadilan Negeri Banjarmasin untuk mendirikan Pro Bono Center yang pelayanan hukum kepada masyarakat yang tidak mampu, tanpa dipungut biaya. “Kami buka pelayanan Senin hingga Kamis. setiap hari ada dua jam pelayanan,” kata rizki.

Ia menyebut, PBH akan merangkul advokat yang terhimpun dalam Peradi yang berjumlah lebih dari 400 advokat baik advokat senior maupun junior.

Wakil ketua PBH Peradi Rizki Pangaribuan menuturkan, pihaknya akan menjalin kerjasama lintas sektor, baik organisasi pemerintahan maupun swasta yang berkaitan dengan hukum agar semua lapisan masyarakat, khususnya golongan masyarakat menengah ke bawah bisa terpenuhi bantuan hukum.

Senada, Darul Huda Mustakim pengurus PBH Peradi menuturkan, pihaknya akan mengawal Pemilu 2019 dan Pilkada Serentak 2020 mendatang. “Alhamdulillah, pengurus kita sudah pernah mengikuti bimtek di Mahkamah Konstitusi. Ini akan menjadi pengalaman berharga untuk menghadapi agenda demokrasi,” kata Darul Huda.(jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Andi Oktaviani
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Kata mereka tentang jejakrekam.comhttps://www.youtube.com/watch?v=JMpxvqUGSc4&t=28s