Akhirnya, Pedagang Pasar Bauntung Mau Direlokasi, Walikota Banjarbaru Bantah Ada Tekanan

PEMKOT Banjarbaru makin intensif untuk memuluskan rencana relokasi Pasar Bauntung ke kawasan Stadion Mini di Jalan RO Ulin, Kelurahan Loktabat Selatan. Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani pun kembali mengumpulkan para pedagang di Gedung Bina Satria, Kamis (20/12/2018).

MAU tak mau, para pedagang pun seakan ‘menyerah’ dengan ‘ultimatum’ pemerintah kota. Seperti Sri Rahayu Ningsih, salah seorang pedagang di Pasar Bauntung Banjarbaru mengaku terpaksa memilih ikut relokasi, walaupun belum mendaftar.

Ia takut tak kebagian toko, kalau dihancurkan untuk keperluan pemindahan massal para pedagang ke lokasi baru.

“Selama ini, kondisi Pasar Bauntung terkesan kumuh dengan kawasan parkir yang digunakan PKL menggelar dagangan. Yang pasti, kami berharap di lokasi baru di Jalan RO Ulin, hal tersebut tidak terjadi lagi,” kata Sri Rahayu Ningsih.

BACA : Menolak Relokasi, Pedagang Pasar Bauntung Mengadu ke Ombudsman Kalsel

Ia mengungkapkan, hingga saat ini dirinya masih belum mendaftarkan diri untuk relokasi di Jalan RO Ulin.

“Saya masih mengurus surat menyurat kepemilikan kios di Pasar Bauntung. Jadi, belum sempat mendaftar. Saya juga berharap batas pendaftaran diperpanjang, sebab khawatir suratnya belum lengkap,” ujar Sri.

Berbeda dengan H Masri. Salah satu tokoh pedagang Pasar Bauntung ini justru menolak direlokasi ke Stadion Mini, Jalan RO Ulin. Ia memilih pulang lebih awal, meninggalkan tempat pertemuan sosialisasi rencana relokasi yang terus ditentang para pedagang itu.

Terpisah, Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengatakan, sebagian besar pedagang sudah bersedia direlokasi. Sebab, beber dia, sudah 573 pedagang yang mendaftar dan siap direlokasi.

“Kalau pertemuan pertama para pedagang sangat menolak rencana relokasi. Tetapi di pertemuan kedua, hari ini sudah terlihat hasilnya 573 pedagang bersedia direlokasi,” kata Walikota Nadjmi Adhani kepada wartawan, usai pertemuan dengan pedagang.

BACA JUGA : Helat Shalat Hajat, Pedagang Pasar Bauntung Merasa Diultimatum Walikota

Mantan Camat Landasan Ulin ini menepis adanya pernyataan sejumlah pedagang terpaksa mau mendaftar dan bersedia direlokasi, akibat adanya tekanan dari Pemkot Banjarmasin.

Dia berkilah kehadiran dari aparat penegak hukum seperti Kejari Banjarbaru dan Polres Banjarbaru, hanya bagian dari Forkopimda.

“Kami tidak menekan para pedagang. Namun, kami memberikan pengertian mengapa mereka harus direlokasi,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Syahminan
Editor Didi GS