Raih Sertifikat, Pegunungan Meratus Resmi Berstatus Geopark Nasional

PEGUNUNGAN Meratus akhirnya resmi menyandang status geopark nasional. Usulan dari Pemprov Kalimantan Selatan direspon Komite Nasional Geopark Indonesia yang menyerahkan pengakuan atas status Pegunungan Meratus menjadi geopark nasional.

ADA delapan sertifikat pengakuan status geopark nasional yang diserahkan Komite Nasional Geopark Indonesia kepada delapan daerah, termasuk Kalimantan Selatan.

Penyerahan sertifikat ini berbarengan dengan penandatanganan prasasti Peresmian Geopark Pongkor oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya, di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (30/11/2018). Sertifikat Geopark Nasonal untuk Pegunungan Meratus ini diteken Ketua Komite Nasional Geopark Indonesia, Dr Safri Burhanuddin.

BACA : Taman Geologi, Mimpi Pemprov Kalsel Memagari Pegunungan Meratus

Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel, Hanif Faisol Nurofiq mengungkapkan dengan ditetapkannya Pegununan Meratus  sebagai kawasan geopark nasional, menjadikan Kalimantan Selatan merupakan satu-satunya provinsi di daratan Kalimantan yang memiliki geopark.

“Usaha ini tentu tidak terlepas dari upaya terpadu ke depan dalam melindungi dan menggunakan warisan geologi yang berkelanjutan. Terpenting adalah status Geopark Meratus ini bisa meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat yang tinggal di kawasan itu,” tutur Hanif kepada wartawan di Banjarbaru, Minggu (2/12/2018).

Ia menjelaskan ada 36 geosite dari 10 kabupaten/kota di Kalimantan Selatan yang akan menjadi bagian dari Geopark Pegunungan Meratus. Di antaranya, Tahura Sultan Adam, Goa Batu Hapu, Bukit Kayangan, dan Air Panas Batumandi. Total luasan Geopark Pegunungan Meratus mencapai 328,034 kali 9,691,948 meter.

BACA JUGA : Bunga Hitam, Tanda Duka Jika Pegunungan Meratus Ditambang

“Nantinya,  akan dibuat badan pengelola atau apapun namanya. Badan khusus ini nanti akan mengelola Geopark Meratus. Mereka harus bekerja keras sehingga pada tiga tahun ke depan, ketika dievaluasi dalam  penilaian bisa mempertahankan predikat geopark nasional. Target kita adalah Pegunungan Meratus menjadi Geopark Indonesia yang ditetapkan Unesco,” tuturnya.

Sekadar informasi, delapan geopark yang mendapat sertifikat Geopark Nasional 2018 adalah Geopark Pongkor di Bogor, Geopark Karangsambung-Karangbolong di Kebumen (Jawa Tengah), Geopark Silokek di Sijunjung (Sumatera Barat), Geopark Sawahlunto (Sumatera Barat), Geopark Ngaraisianok-Maninjau (Kabupaten Agam, Sumatera Barat).

BACA LAGI : Ada Anggrek Tebu dan Sendok, Kekayaan Plasma Nutfah Pegunungan Meratus

Kemudian, Geopark Natuna di Kepulauan Riau, Geopark Banyuwangi di Jawa Timur, dan geopark Pegunungan Meratus di Kalimantan Selatan. Dengan bertambahnya, delapan lokasi baru, berarti Indonesia telah memiliki 15 geopark nasional.

Geopark adalah kawasan yang memiliki unsur geologi, sehingga masyarakat setempat diajak untuk melindungi dan meningkatkan fungsi warisan alam, termasuk nilai arkeologi, ekologi dan budaya yang berada di dalamnya.(jejakrekam)

 

Penulis Syahmnan
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...
Kata mereka tentang jejakrekam.comhttps://www.youtube.com/watch?v=JMpxvqUGSc4&t=28s