Kian Megah, Gedung-Gedung Baru Makin ‘Membirukan’ Wajah Kampus ULM

WAJAH kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kini makin megah. Sebanyak 12 gedung baru yang dominan berwarna baru akan segera rampung. Rinciannya, 10 gedung baru di kampus ULM Banjarmasin dan dua bangunan anyar di kampus ULM yang ada di Kota Banjarbaru.

KHUSUS di Banjarmasin, di atas lahan seluas 132,54 hektare di Jalan Brigjen H Hasan Basry, telah berdiri megah bangunan baru yang dibiayai dana hibah Islamic Development Bank (IBD) bertotal Rp 384 miliar. Ini termasuk, biaya gedung baru di Banjarbaru.

Wakil Rektor I ULM Prof Dr Ahmad Alim Bachri mengungkapkan pembangunan 12 gedung baru telah mendekati tahap akhir atau finishing.

“Selanjutnya, akan memasuki proses penyerahan dari pihak kontraktor (PT Wijaya Karya Persero) akan menyerahkan ke pihak ULM. Saat ini, kami tengah mempersiapkan prosesi penyerahan bangunan baru secara simbolis,” kata Alim Bachri kepada jejakrekam.com di Banjarmasin, Rabu (14/11/2018).

Guru besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM ini mengaku bersyukur dengan hadirnya gedung-gedung baru. Dengan infrastruktur perkuliahan dan kampus yang baru, baik dari model maupun kualitas akan memperbaiki atmosfer akademik di ULM.

“Gedung baru ULM ini akan menambah daya tampung bagi mahasiswa yang kuliah di ULM.  Jauh semakin banyak. Insya Allah, proses pembelajaran dan pelaksanaan tri dharma perguruan tinggi akan lebih baik,” tuturnya.

Alim Bachri mengatakan dengan hadirnya gedung-gedung baru, tidak serta merta dieksekusi dengan menambah kuota mahasiswa yang diterima ULM.

Menurut Alim Bachri, ULM harus tetap mengukur sumber daya manusia (SDM), sehingga perlu penyesuaian dalam mendorong optimalisasi pemanfaatan gedung baru.

Alim Bahri menuturkan dengan beridirinya 12 gedung baru, IDB menargetkan ULM menampung lebih dari 40.000 mahasiswa berbagai tingkatan.

“Yang pasti dilakukan secara bertahap karena harus dipersiapkan secara menyeluruh baik desain, laboratorium, tenaga administrasi hingga aktor-faktor pendukung lainnya,” papar Alim Bahri.

Ketika ditanya waktu 12 gedung baru dipergunakan untuk aktivitas kuliah, Alim Bahri menyiratkan awal semester depan mahasiswa ULM sudah bisa belajar di gedung baru.

“Sekarang sudah hampir selesai, secara resmi proses penyerahan dari pihak pemborong kepada pihak universitas akan diagendakan. Kemudian, ada peresmian dan sebagainya, saya kira bisa langsung dimanfaatkan, kan semakin cepat ditempati semakin bagus,” pungkas Alim Bahri.

 

Seperti diketahui, pengembangan infrastruktur untuk kemajuan ULM itu bisa terlaksana berkat suntikan dana dari Islamic Development Bank (IDB) dalam program 7 in 1 yang berhasil diraih ULM bersama enam perguruan tinggi lain, yakni Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Universitas Sam Ratulangi (UNSRAT), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Universitas Tanjungpura (UNTAN), dan Universitas Syiah Kuala (UNSYIAH).

Adapun gedung-gedung yang bakal menjadi wajah baru ULM itu, yakni Gedung Dekanat FKIP, Laboratorium IPS FKIP, Labotorium MIPA FKIP, Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Lecture Theater Fakultas Ekonomi dan Bisnis, dan General Building (Library, Student Activity Centre, Lecture Theater). Sedangkan di kampus Banjarbaru ada auditorium dan sport center.(jejakrekam)

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS