Si Jago Merah Mengamuk Pagi Hari, 9 Rumah di Alabio Tinggal Puing Hitam

MUSIBAH kebakaran yang terjadi sekitar pukul 08.20 Wita, Minggu (10/6/2018) pagi, benar-benar mengejutkan warga Alabio. Lokasi kebakaran yang berada di Jalan Amuntai-Babirik, Desa Banyu Tajun Hilir, Kecamatan Sungai Pandan (Alabio), Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), atau dekat kawasan Pasar Ahad Alabio, untungnya dekat dengan sumber air.

TAK seberapa lama, sekira satu jam lebih, amukan si jago merah yang melalap rumah warga yang rata-rata berbahan kayu dan mudah terbakar, berhasil dijinakkan para relawan pemadam kebakaran HSU dan sekitarnya.

Kepala Desa Banyu Tajun, Normadiansyah mengungkapkan akibat musibah kebakaran ini, tercatat ada 9 pemilik rumah yang harus kehilangan tempat tinggal. Yakni, Isai dengan dua penghuni, Barnan dengan 4 anggota keluarga, H Basrah (ada dua kepala keluarga dengan empat jiwa), rumah M Sar’i  dengan 2 kepala keluarga dan 6 jiwa.

IKLAN TENGAH

Kemudian, Jamani (2 KK dan 5 jiwa), Khairun (1 KK dengan 3 jiwa), Busairi (1 KK dengan 2 jiwa), Andre (2 KK dan 5 penghuni), dan rumah atas nama Masnah yang dihuni dua kepala keluarga berisi empat jiwa.

Untuk penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang, dalam hal ini Polsek Sungai Pandan.  Usai api dipadamkan dan dilakukan pendingin, beberapa warga pun tampak membersihkan puing-puing, serta membangun dapur darurat bekerja dengan BNPB dan Dinas Sosial Kabupaten HSU.(jejakrekam)

 

Penulis Laporan Tim
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...

Si Jago Merah Mengamuk Pagi Hari, 9 Rumah di Alabio Tinggal Puing Hitam