Majid, Aldo, Fasih Wibowo dan Heriwijaya Bersaing Memperebutkan Dua Kursi Bawaslu Kalsel

TAK lolos dalam seleksi anggota KPU Provinsi Kalimantan Selatan periode 2018-2023, nama Nur Kholis Majid justru nangkring dalam bakal calon komisioner Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kalimantan Selatan di urutan teratas dari empat besar hasil seleksi.

KOMISIONER KPU Provinsi Kalsel periode 2013-2018 ini bersama tiga pesaingnya yakni Fasih Wibowo (anggota KPU Kota Banjarbaru periode 2013-2018), Azhar Ridhanie alias Aldo (mantan komisioner Bawaslu Kalsel) serta mantan Ketua Panwaslu Batola, Heriwijaya, yang lulus tes kesehatan dan wawancara akan menghadapi uji kepatutan dan kelayakan yang diselenggarakan Bawaslu RI.

Dalam surat pengumuman Tim Seleksi Calon Anggota Bawaslu Kalsel yang diteken sang ketua, Prof Dr HM Hadin Muhjad dan sekretarisnya, Dr Hj Yulia Damariyanti bernomor 031/K.Timsel Prov.KS/KP.01.00/V/2018, tertanggal 5 Juni 2018 ini menyatakan keempat calon anggota Bawaslu Kalsel periode 2018-2023 ini telah lulus serangkaian tes kesehatan dan wawancara.

“Kepada masyarakat dimohon agar memberi tanggapan tertulis terhadap figur calon anggota Bawaslu Kalsel yang ditujuan kepada Ketua Bawaslu RI, dengan identitas pelapor akan dirahasiakan,” ucap Ketua Timsel Calon Anggota Bawaslu Kalsel, Hadin Muhjad.

Untuk diketahui, empat nama ini akan memperebutkan dua kursi yang tersisa di Bawaslu Kalsel. Saat ini, personil yang ada di Bawaslu Kalsel terdiri dari Iwan Setiawan selaku ketua dan dibantu dua anggota, Aris Mardiono dan Erna Kasypiah. Dengan demikian, hanya dua nama yang terpilih dan dua nama disiapkan menjadi pengganti antar waktu (PAW). (jejakrekam)

 

 

Penulis Ahmad Husaini
Editor Didi GS
Anda mungkin juga berminat
Loading...