Usai Tes Kesehatan, 9 Pasang Calon Dibekali Surat RS Ulin

UJI kesehatan menyeluruh mencakup kesehatan fisik dan jasmani, tes psikologi hingga tes narkoba dari urine hingga bagian rambut telah rampung diikuti 9 pasangan calon bupati-wakil bupati yang akan bertarung di empat pemilihan kepala daerah (pilkada) di Kalimantan Selatan. Usai menjalani serangkaian tes yang dilakukan tim dokter dari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kalsel, ahli psikologi, serta BNN Provinsi Kalsel dipusatkan di RSUD Ulin Banjarmasin, sejak 11-13 Januari 2018.

PROSES pemeriksaan mencakup medical check-up untuk mendeteksi penyakit yang diderita serta memastikan kesehatan para kandidat secara menyeluruh, hingga tes kejiwaan, serta tes narkoba telah dijalani satu per satu bakal calon baik bupati maupun wakil bupati, langsung diawasi KPUD dan Panwaslu.

“Alhamdulillah, semua bakal calon sudah mengikuti serangkain pemeriksaan kesehatan menyeluruh atau medical check-up. Begitu mereka sudah menjalaninya, kami langsung memberikan tanda terima telah mengikuti tes kesehatan atau medical check-up tersebut kepada masing-masing kandidat,” ucap Direktur Utama RSUD Ulin Banjarmasin, dr Suciwati kepada wartawan, sesuai menyerahkan tanda terima kepada masing-masing kandidat, Sabtu (13/1/2018).

Menurut Suciwati, hasil pemeriksaan kesehatan ini akan dikirim ke KPUD masing-masing yang menyelenggarakan empat pilkada di Kalsel pada Senin (15/1/2018) mendatang, sebagai salah satu syarat pertimbangan bagi penyelenggara dalam meloloskan atau tidak para peserta pilkada.

Untuk calon kontestan Pilkada Tanah Laut, diikuti dua pasangan kandidat yakni Bambang Alamsyah-Ahmad Nizar serta Sukamta-Abdi Rahman. Sedangkan, kontestasi Pilkada HSS diikuti calon incumbent, Achmad Fikry dan Syamsuri Arsyad bersama figur dari jalur perseorangan, HM Najamuddin-HM Ridha.

Iklan Samping 300×250

Yang menarik adalah empat pasang bakal calon dari Pilkada Tabalong. Yakni, calon petahana Anang Syakhfiani-H Mawardi. Di kubu para penantangnya, ada Hj Noor Farida Marlan-Aspianor. Termasuk, dua pasang calon dari jalur independen, H Noorhasani-H Eddyan Noor Idur serta H Winarto-Ali Sibqi. Sedangkan, untuk Pilkada Tapin 2018, hanya diikuti calon tunggal yakni  HM Arifin Arpan-H Syafruddin Noor.

Sementara itu, bagi Bupati Tabalong Anang Syakhfiani mengakui sudah pernah menjalani proses pemeriksaan kesehatan sewaktu mendaftarkan diri sebagai kandidat pada Pilkada 2013 lalu. “Alhamdulillah, dari semua tes kesehatan yang diikuti, tidak ada hambatan,” ucap calon petahana ini.

Begitupula, Arifin Arpan yang hampir dipastikan melawan kotak kosong dalam Pilkada 2018 nanti juga mengatakan hal yang sama. “Memang, tes kesehatan dengan serangkaian pemeriksaan secara menyeluruh ini menjadi salah syarat yang harus diikuti para calon peserta pilkada. Saya juga sudah terbiasa dengan tes ini,” ucap Bupati Tapin ini.(jejakrekam)

Penulis : Sayyidil Ahmada

Editor   : Didi G Sanusi

Foto      : Dok Juhri

 

Anda mungkin juga berminat

Tinggalkan pesanan

Alamat email anda tidak akan disiarkan.