Ada Lima Tempat Digeledah, Warga Barabai Dibuat Heboh

PENGGELEDAHAN yang dilakoni 24 tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Kantor Bupati Hulu Sungai Tengah (HST) di Jalan Perwira 1, Barabai, serta menyasar kediaman orang nomor satu di Bumi Murakata, Sabtu (6/1/2018), benar-benar menjadi perhatian warga Barabai. Mereka pun tampak mengamati pergerakan dari kejauhan aksi tim penyidik yang dikabarkan menggunakan alat deteksi, serta mendapat pengawalan ketat aparat Brimob  Polda Kalsel bersenjata lengkap.

WARGA pun mengintip dari luar pagar menuju halaman kediaman resmi Bupati HST Abdul Latif yang kini menyandang status tersangka kasus penerimaan commitment fee proyek pembangunan ruang baru di RSUD Damanhuri, Barabai senilai Rp 3,6 miliar.

Mereka pun memarkir sepeda motor, hanya menyaksikan peristiwa yang mungkin terbilang langka di Barabai. Ada pula beberapa warga juga mengabadikan peristiwa itu dengan memotret lewat telepon genggamnya. Mungkin,  operasi komisi anti rasuah ini pun merupakan pertama kali dilakukan di Barabai, dengan menyeret sang kepala daerah, serta koleganya di dunia kontraktor.

“Kami terkejut saja, baru pertama kali ini, KPK datang ke Barabai. Apalagi, yang tersangkut adalah Bupati HST,” ucap warga yang tak ingin dikutip namanya kepada wartawan di Barabai, Sabtu (6/1/2018).

Iklan Samping 300×250

Warga juga terkejut ketika tim penyidik KPK membuka segel barisan mobil mewah milik sang Bupati HST Abdul Latif alias Majid. Apalagi, deretan mobil mewah berharga miliaran rupiah berderet di garasi kediaman Bupati Latif, seperti sedan BMW, Lexus, Robicon, Alphard, hingga mobil segala medan, Hummer.

Begitu mewahnya kebiasaan hidup Bupati HST Abdul Latif benar-benar mengejutkan warga. Aksi tim penyidik KPK yang menyebar, juga bergerak menuju bangunan RSUD Damanhuri di Jalan Murakata Nomor 4, Bukat, Barabai. Sementara tim lainnya, bergerak ke Kantor PT Sugriwa Agung Group yang merupakan perusahaan kontraktor milik Bupati HST Abdul Latif di Jalan Brigjen Hasan Basry, Pusat Perbelanjaan Murakata, Barabai.

Sedangkan, tim lainnya menggelah rumah pribadi yang mewah milik Bupati HST di  Jalan Ir PHM Noor Nomor 62 RT. 04 RW. 02 Kelurahan Barabai Barat, Kecamatan Barabai. Dari pantauan tim jejakrekam.com di lapangan, tampak beberapa penyidik KPK membawa beberapa koper yang diduga berisi dokumen, arsip dan lainnya dalam keperluan penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pembangunan RSUD Damanhuri Barabai tersebut.(jejakrekam)

Laporan : Tim Jejakrekam.com

Anda mungkin juga berminat
Loading...

Ada Lima Tempat Digeledah, Warga Barabai Dibuat Heboh