Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur Diharapkan Jadi Objek Wisata

PEMBUKAAN dan pelaksanaan Festival Tanglongdan Bagarakan Sahur tingkat Kabupaten Balangan secara resmi dibuka Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris yang mewakili Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor, Jumat (24/5/2019) malam.

PEMBUKAAN pelaksanaan Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur yang merupakan tradisi budaya masyarakat Banjar ini, juga turun dihadiri langsung Bupati Balangan H Ansharuddin danForkopimda Balangan dan para pejabat dilingkup Pemkab Balangan serta masyarakat luas.

Dalam sambutannya, Sekdaprov Kalsel, H Abdul Haris menyampaikan, apresiasi pihaknya kepada Pemkab Balangan beserta Dewan Kesenian Dearah (DKD) setempat yang telah mengelar Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur ini.

BACA: Lestarikan Tradisi Budaya, Balangan Bakal Gelar Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur

Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur ini, menurut Haris, selain sebagai sarana melestarikan tradisi budaya juga menjadi salah satu potensi untuk dikembangkan menjadi objek wisata. Untuk itu, lanjut dia, pelaksanaan Festival Tanglong dan Bagarakan Sahur ini kedepannya harus dikemas sedemikian rupa, agar bisa menjadi agenda rutin yang menjadi daya tarik wisatawan datang.

“Pemprov Kalsel juga telah memberikan himbauan kepada seluruh kabupaten atau kota untuk memeriahkan bulan ramahdan, salah satunya dengan mengelar malam Nuzulul Qur’an dan kegiatan agamis lainnya,’’ bebernya.

Sedangkan Bupati Balangan H Ansharuddin menyampaikan,festival tanglong ini merupakan aktualisasi nilai-nilai Islami yang telah menjadi tradisi di masyarakat. Selain itu, menurut Bupati, kegiatan ini juga bentuk penghormatan dalam memuliakan bulan Ramadhan.

“Selain sebagai ajang silaturahmi antar warga Balangan, festival tanglong dab bagarakan sahur juga mempunyai peranan penting dalam menjaga dan melestarikan budaya Banjar yang mana sekarang ini sudah mulai ditinggalkan, kerna tergerus oleh budaya modern,” ucapnya.

BACA JUGA: Tradisi Bagarakan Sahur, Kultur Banjar Semarakkan Dinihari Ramadhan

Lebih jauh, Ansharudin berharap ke depanya Festival Bagarakan Sahur maupun Tanglong selalu diadakan setiap tahunnya dengan konsep yang lebih menarik, mengingat animo masyarakat yang semakin antusias.

“Namun yang harus digarisbawahi, agar pelaksanaan acara-acara seperti ini bisa terus berlangsung, yaitu marilah kita bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan sehingga tidak terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan yang menimbulkan dampak negatif,” pesannya.

Terakhir dirinya juga mengajak, agar tetap istiqamah dalam menjalankan ibadah di bulan suci ini dan tetap menjaga ketentraman dan kekhusyu’an selama Ramadhan.(jejakrekam)

Penulis Gian
Editor Fahriza