Gaung #SaveMeratus Sudah Sampai Istana, PHI Kalsel Dorong Presiden Ambil Sikap

MASYARAKAT Kalimantan Selatan yang menolak wacana pertambangan Pegunungan Meratus ditambang boleh sedikit menghela nafas lega. Sebab, aspirasi publik lewat gerakan #SaveMeratus sudah sampai ke telinga Presiden Joko Widodo.

NAMUN, hingga saat ini Jokowi belum mengambil sikap tentang Surat Keputusan (SK) yang ditandatangani oleh Direktur Jenderal Mineral dan Batu Bara (Minerba) Kementerian ESDM, Bambang Gatot Ariyono. SK ini akan merestui PT Mantimin Coal Mining (MCM) yang menambang tiga kabupaten yaitu Tabalong,Balangan dan Hulu Sungai Tengah yang sedikit banyak berada di bentang karst Meratus.

Kabar ini disampaikan disampaikan oleh Ketua Poros Hijau Kalsel, Tjokorda Anom. Dia memastikan isu penolakan Pegunungan Meratus untuk ditambang sudah sampai ke Istana. “Isu Meratus sudah kita sampaikan ke pemerintah melalui Maman Imanulhaq, mudah-mudahan bisa ditampung aspirasi Masyarakat Banua,” kata Tjokorda, ketika ditemui, Selasa (06/11/2018).

Yang dimaksudnya adalah Maman Imanulhaq, Direktur Relawan Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin. Poros Hijau sendiri belakangan waktu terakhir menyatakan dukungannya kepada pasangan Jokowi untuk memimpin lagi untuk periode yang kedua.

Sementara penggiat PHI Kalsel, Murjani memastikan kelompoknya tidak kendor untuk mendukung upaya penyelamatan hutan hujan tropis agar tidak dijamah oleh industri ekstraktif. “Saya terlibat langsung bersama Walhi kalsel menggugat SK Kementrian ESDM ke PTUN di Jakarta, PHI Kalsel akan tergabung kedalam kelompok yang menolak Meratus untuk ditambang,” tegasnya.

Murjani memastikan walaupun PHI sudah resmi mendukung Jokowi dua periode, dirinya menjamin kelompoknya bakal tapi tetap kritis terhadap kebijakan Jokowi yang dianggap bertentangan dengan semangat pelesatarian lingkungan,”pungkas Murjani. (jejakrekam)

Penulis Ahmad Husaini
Editor Fahriza
Anda mungkin juga berminat
Loading...