SEKRETARIS Daerah Kabupaten Tabalong, Hj Hamida Munawarah menghadiri Musrenbang RKPD 2027 yang digelar di Kecamatan Tanta, pada Kamis (5/2/2026).
MUSYAWARAH Perencanaan Pembangunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (Musrenbang RKPD) yang berlangsung di Kantor Camat Tanta ini, juga dihadiri sejumlah Kepala SKPD dan rombongan kepala desa di kecamatan setempat.
Di hadapam Sekda Hj Hamida Munawarah, Rofik Aziddin selaku Camat Tanta, menyampaikan 194 usulan dari 14 desa. “Bidang infrastruktur jalan dan jembatan ada 61 usulan, atau 32 persennya,” ucap Rofik.
Meski berjumlah ratusan usulan, Camat Rofik menyebut sebanyak 28 usulan dengan skala prioritas. “Dari 28 usulan prioritas ini, Kami menyampaikan ada sembilan usulan yang super prioritas yang nanti akan ada diskusi dengan Bappeda dan perangkat daerah terkait,” ungkapnya.
dikatakannya, usulan skala super prioritas didominasi dengan peningkatan infrastruktur. Sebab, beberapa akses utama masyarakat kondisinya masih belum maksimal, sehingga perlu adanya penanganan untuk dilakukan perbaikan.
Adapun usulan-usulan diantaranya peningkatan jalan RT 1 sampai RT 4 Desa Barimbun (arah Dahur ujung desa) yang kondisinya terbengkalai.
Kemudian, peningkatan dan pelebaran jalan RT 3 sampai RT 5 Desa Murung Baru dengan kondisinya saat ini sudah banyak yang berlubang.
“Kondisi jalan (Murung Baru) memang sudah beraspal, tetapi memang sudah lama sekali tidak dilakukan peningkatan, jalannya sempit dan sudah banyak lubang,” ungkapnya.
Lalu, peningkatan dan pelebaran jalan di Desa Pulau Ku’u, jalan di RT 1 sampai RT 4 Desa Pamarangan Kanan, peningkatan jalan di RT 3 Desa Tamiyang, penambahan jaringan PDAM di RT 5 sampai RT 10 Desa Warukin.
Berikutnya, pihaknya juga mengajukan pembuatan drainase di RT 3 Desa Mangkusip karena ada pelebaran jalan, sehingga drainase yang ada tertutup.
“Jadi perlu dibuatkan drainase baru, karena di RT 3 itu kalau banjir, pasti yang paling duluan sama dengan RT 1. Setidaknya (desainnya baru) paling tidak mengurangi dampak banjir,” terangnya.
Selain itu, usulan-usulan lainnya seperti pembangunan jembatan beton di Desa Padangin dan pembangunan atau pengembangan sarana air minum Desa Padang Panjang, menjadi program skala super prioritas.
Di kesempatan yang sama, Sekda Hj Hamida Munawarah mengatakan, setiap usulan yang dibahas dalam Musrenbang perlu disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah. “APBD saat ini mengalami penurunan. Kondisi ini tentu menuntut Kita semua untuk lebih bijak dalam menentukan prioritas pembangunan,” ucapnya membacakan sambutan tertulis bupati.
Ia juga menegaskan, penurunan anggaran ini tidak boleh menjadi penghambat, namun dijadikan sebagai motivasi untuk bekerja lebih keras dan lebih cerdas. “Dengan perencanaan yang baik, usulan yang tepat sasaran, serta sinergi antara pemerintah dan masyarakat, pembangunan tetap dapat berjalan dan memberi manfaat nyata bagi warga,” tegasnya.(jejakrekam)

