BUPATI Tabalong, H Muhammad Noor Rifani menerima penghargaan sebagai kabupaten terbaik II, atas Capaian Pemeriksaan Kesehatan Gratis Tertinggi se-Kalsel.
PENGHARGAAN yang diraih Kabupaten Tabalong ini diserahkan langsung oleh Gubernur H Muhidin pada Musyawarah Perencanaan dan Evaluasi Kesehatan Daerah (Muskesda) Kalimantan Selatan, pada Selasa (11/11/2025).
Atas penghargaan tersebut, Bupati HM Noor Rifani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Gubernur Kalsel yang memberikan apresiasi terhadap layanan kesehatan gratis ke masyarakat. “Tabalong di peringkat kedua se-Kalsel, Saya kira ini sangat luar biasa,” ujarnya bangga.
Menurut bupati yang akrab disapa dengan H Fani ini, penghargaan ini tidak luput dari peran para dokter, petugas kesehatan, perawat dan bidan yang telah bekerja keras serta berdedikasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Walaupun masih ada kekurangan, Tabalong dalam pelayanan terkait kesehatan mengalami peningkatan yang signifikan,” ungkapnya.
Diterangkannya, pihaknya dalam memberikan pelayanan kesehatan yang maksimal ke masyarakat melalui program Tabalong Pasti Sehat, yang diantaranya layanan homecare, Jaminan Kesehatan 100 Persen UHC.
Program lainnya, pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan untuk tenaga formal dan Bantuan Biaya Pendamping Pasien, serta Public Safety Care (PSC) 119 Tabalong Smart yang menjadi pusat layanan kesehatan darurat terpadu.
Di sisi lain, Plt Kepala Dinas Kesehatan, H Husin Ansari mengatakan, bahwa capaian pemeriksaan kesehatan gratis di Tabalong sudah mencapai ribuan orang yang hadir. “Berdasarkan data mulai 1 Januari sampai 10 November 2025 capaian pemeriksaan kesehatan gratis di seluruh Puskesmas di Tabalong sesuai kehadiran, totalnya 41.856 orang,” ujarnya.
Dijelaskannya, ribuan orang yang hadir untuk dilakukan pemeriksaan kesehatan gratis ini merupakan salah satu program prioritas Tabalong Smart yaitu Tabalong Pasti Sehat yang menyasar lansia, ibu hamil, disabilitas dan pasien stroke. “Pemeriksaan kesehatan gratis ini juga termasuk ke para anak sekolah,” pungkasnya.(jejakrekam)

