PENDIRI Twitter (sekarang X setelah dibeli Elon Musk) membuat gebrakan baru yang akan mengguncang dunia dengan aplikasi pesan baru bernama Bitchat tanpa data seluler atau Wi-Fi.
Bitchat merupakan inovasi terbaru dari Jack Dorsey yang mengusung konsep komunikasi radikal dengan memungkinkan pengguna berkirim pesan tanpa koneksi internet sama sekali.
Aplikasi ini tidak membutuhkan data seluler maupun Wi-Fi karena mengandalkan teknologi Bluetooth Low Energy (BLE) untuk menghubungkan antar perangkat secara langsung. Inovasi ini memposisikan Bitchat sebagai solusi komunikasi di area yang sulit sinyal atau saat infrastruktur internet sedang terganggu.
Kekuatan utama aplikasi ini terletak pada sistem Mesh Network atau jaringan jala, di mana setiap ponsel pengguna berfungsi sebagai pemancar.
BACA : BMKG Peringatkan Cuaca Ekstrem, BNPB Lakukan Modifikasi Cuaca di Jakarta, Jabar Hingga Sumatra
Jika penerima berada jauh, pesan akan dikirimkan secara “estafet” melalui perangkat pengguna lain di sekitarnya hingga mencapai tujuan.
Meskipun pesan menumpang melalui perangkat orang lain, keamanan tetap terjaga ketat melalui enkripsi end-to-end yang memastikan hanya pengirim dan penerima yang bisa membaca isinya.
Dari sisi privasi, Bitchat menawarkan tingkat anonimitas yang sangat tinggi karena pengguna tidak perlu mendaftarkan nomor telepon atau email untuk membuat akun.
Hal ini membuat aplikasi tersebut hampir mustahil untuk dilacak atau disensor oleh pihak luar.
Selain itu, terdapat fitur keamanan tambahan seperti “Panic Mode” yang memungkinkan pengguna menghapus seluruh riwayat percakapan secara instan hanya dengan beberapa ketukan pada layar.
Saat ini, Bitchat masih dalam tahap pengembangan versi beta yang sangat terbatas dan menjadi incaran banyak pemerhati teknologi di seluruh dunia.
Kehadirannya diprediksi akan menjadi alat komunikasi krusial dalam situasi darurat, bencana alam, hingga aksi aktivisme di wilayah dengan pengawasan ketat.
Jack Dorsey kembali membuktikan visinya dalam menciptakan teknologi yang mengedepankan kebebasan berekspresi dan kemandirian digital bagi penggunanya. (Berbagai sumber, jejakrekam.com)

