KONTRIBUSI PD Baramarta menyumbang pendapatan asli daerah (PAD) ke Pemkab Banjar sudah mulai membaik, terlebih pada tahun 2022 perusahaan daerah tersebut mendapat kuota Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RAKB) lebih besar dari Kementrian ESDM.
SEBELUMNYA, RAKB PD Baramarta hanya 250 ribu ton per tahun, sekarang meningkat menjadi 500 ribu ton pertahun. Kontrak kerja dengan kontraktor besar seperti
PT Madhani Talatah Nusantara juga dilakukan, serta mengevaluasi kemitraan dengan kontraktor lama dan kecil yang tidak berkontribusi.
“Sumbangan PAD Baramarta di tiga bulan terakhir tahun 2020 sebesar 1,5 miliar Rupiah, tahun 2021 mencapai 2,5 miliar Rupiah, melebihi target yang hanya 2,4 miliar Rupiah. Untuk tahun ini InsyaAllah lebih besar lagi deviden yang didapat untuk sumbangan PAD,” ucap Rachman Agus, Selasa (12/7/2022).
BACA: Komitmen PD Baramarta Bayar Iuran BPJS
Sekadar informasi, pajak yang kita bayarkan mencapai 3 miliar Rupiah, dengan pembayaran 200 juta perbulan. Tunggakan BPJS Kesehatan juga sudah dilunasi dan BPJS Ketenagakerjaan dicicil sebesar 30 juta per bulan.
“Alhamdulillah semua permasalahan bisa kita selesaikan secara bertahap, semoga PD Baramarta bisa terus menjadi perusahaan yang sehat kedepannya,” harapnya.
Sebelumnya PD Baramarta juga melakukan kerjasama dengan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, melalui Bidang perdata dan tata usaha negara (Datun) dalam pendampingan hukum agar tidak terjadi kesalahan yang berujung pada munculnya perkara hukum, seperti yang terjadi pada 2017 hingga 2020 lalu akibat kesalahan pada internal perusahaan.(jejakrekam)

