BUPATI Tabalong, H Muhammad Noor Rifani meresmikan Tabalong Smart Command Center, di Setda Tabalong Lantai 2, Selasa (13/1/2026).
TABALONG Smart Command Center ini merupakan pusat integrasi data, pemantauan kondisi wilayah serta kendali layanan pemerintahan secara real-time.
Peresmian dihadiri pula oleh Wakil Bupati Habib Muhammad Taufani Alkaf, serta unsur Forkopimda dan sejumlah pejabat, sebagai wujud uupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik, seiring dengan percepatan transformasi digital dan implementasi kebijakan Smart City.
Dalam sambutannya, Bupati H Muhammad Noor Rifani menyebut, peresmian tersebut salah satu langkah strategis dalam menjawab tantangan perkembangan teknologi informasi sekaligus tuntutan masyarakat akan pelayanan publik yang semakin cepat, transparan dan berkualitas.
Keberadaan Tabalong Smart Command Center hadir sebagai pusat kendali, pusat data dan pusat informasi terintegrasi yang menghimpun berbagai data strategis lintas perangkat daerah dalam satu platform terpadu. “Kehadiran command center ini menjadi fondasi penting dalam mewujudkan sistem pemerintahan yang modern dan berbasis teknologi digital,” jelasnya.
Beliau pun mengajak seluruh perangkat daerah, agar bisa memanfaatkan Tabalong Smart Command Center ini secara optimal dan berkelanjutan, dalam penyediaan data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan.
“Saya yakin command center ini akan memberikan manfaat nyata tidak hanya bagi pemerintah daerah, tetapi juga bagi seluruh masyarakat Tabalong,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tabalong, Eddy Suriyani menyebut bahwa command center ini bertujuan untuk mengintegrasikan seluruh sistem aplikasi dan data dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD) ke dalam satu pusat kendali terpadu.
Selain itu, juga bertujuan untuk menyediakan sarana pemantauan terhadap keamanan, lalu lintas, kebencanaan serta layanan publik secara real-time. “Ini juga mendukung terwujudnya tata kelola pemerintahan yang transparan, efektif, efisien dan berbasis data atau data-driven policy,” ujarnya.
Dalam Tabalong Smart Command Center ini dilengkapi dengan infrastruktur dan teknologi terkini yakni video wall berupa layar monitor berukuran besar yang digunakan untuk visualisasi data strategis serta pemantauan CCTV secara real-time.
Selain itu, tersedia dashboard terintegrasi yang menampilkan data stunting, inflasi daerah, harga pangan, kebencanaan serta capaian kinerja SKPD.
Fasilitas lainnya, juga ada sistem pengaduan masyarakat yang terintegrasi dengan layanan aspirasi masyarakat guna menjamin penanganan keluhan secara cepat dan terukur. “Tersedia pula ruang konferensi yang dilengkapi fasilitas video conference untuk mendukung koordinasi dan rapat jarak jauh dengan pemerintah pusat, provinsi maupun kecamatan,” kata Eddy.
Diharapkannya, keberadaan Tabalong Smart Command Center sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan respons terhadap berbagai kondisi serta keluhan masyarakat. “Jadi, setiap kebijakan dan keputusan yang diambil diharapkan dapat didasarkan pada data yang akurat, valid, dan terintegrasi,” harapnya.(jejakrekam)

