PS Barito Putera harus pulang dengan hanya membawa 1 poin setelah ditahan imbang Persela Lamongan dalam laga lanjutan Pegadaian Championship 2025/2026.
Bertanding sebagai tim tamu di Stadion Surajaya, Lamongan, Minggu (11/1/2026) sore, Barito Putera harus puas bermain tanpa gol.
Hingga berakhir babak kedua, baik Barito Putera maupun tuan rumah Persela Lamongan imbang 0-0.
Meski di atas kertas Barito Putera berada lebih tinggi, namun selama 2×45 menit Laskar Antasari tidak mampu membongkar ketatnya pertahanan Persela Lamongan.
Barito Putera merupakan pemuncak klasemen Grup 2 (Timur), sementara Persela Lamongan berada di posisi 5 besar.
Setelah pertandingan kemarin, Barito Putera masih bertahan sebagai pemuncak klasemen Grup 2 Pegadaian Championship 2025/2026 mengumpulkan 35 poin.
Sedangkan Persela Lamongan masih bertahan di posisi 5 dengan torehan 25 poin.
Posisi Barito Putera dibayangi runner up grup, PSS Sleman yang mengoleksi 33 poin.
BACA: Peduli Sesama, Komunitas Jack’s Kalsel Bantu Warga Terdampak Banjir di Desa Bahandang
Jalannya Pertandingan
Di babak pertama, pemain Persela dan Barito sama-sama langsung menggedor pertahanan lawan.
Kedua tim sangat bernafsu untuk meraih poin kemenangan. Barito tentunya demi mempertahankan posisi puncak. Sementara Persela pun ingin tampil memukau di depan pendukungnya.
Tuan rumah Persela Lamongan langsung menunjukkan agresifitasnya selaku tuan rumah.
Sementara Barito Putera melakukan balasan serangan melalui counter attack cepat.
Barito Putera nyaris membobol gawang Persela saat Jhon Mena melakukan pelanggaran terhadap Alexsandro di menit ke-10.
BACA: Jasad Remaja Asal Pekauman Ditemukan 200 Meter dari Titik Tenggelam di Sungai Martapura
Tendangan bebas pemain Barito Putera diterima sundulan Fabiano Beltrame namun mengenai pemain Persela Lamongan.
Hingga babak pertama berakhir, kedua tim tidak berhasil menyarangkan gol ke gawang lawan.
Di babak kedua, Persela Lamongan tampil tumpul di lini depan. Persela Lamongan gagal realisasikan banyak peluang.
Sementara Barito Putera tak kunjung mampu membongkar ketatnya lini belakang Persela Lamongan.
Persela Lamongan yang ditinggal banyak pemain bintangnya seperti Dutra, Beto, Bustos, Mario Londok dan Hasim Kipuw menurunkan skuad yang notabene lebih sederhana ketimbang awal musim.
Bima Sakti harus bekerja keras memainkan skuad terbaiknya yang dimiliki dengan memainkan pemain asing andalan, Jhon Mena.
Mantan pelatih Timnas U16 Indonesia, itu mengandalkan Hendro Siswanto sebagai komando tim Persela Lamongan.
Di lini depan, kehilangan Beto membuat Bima Sakti mau tidak mau menurunkan mayoritas skuad muda.
Hanya dua nama yang terbilang berpemgalaman yakni Hambali Tolib dan Arya Gerryan.
Sedangkan tamunya Barito Putera, datang dengan skuad mewah yang dimiliki.
Termasuk memainkan sederet pemain berpengalaman grade Liga 1 di skuadnya termasuk Fabiano Beltrame, Haudi Abdillah, Frendi Saputra, Bayu Pradana dan Alexsandro. (Erna Djedi/berbagai sumber, jejakrekam.com)

