MENANGGAPI pemberitaan yang mencuat, soal BPSK Kota Banjarmasin mau dinonaktifkan, Kepala Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel angkat bicara.
KEPALA Dinas Perdagangan Provinsi Kalimantan Selatan, H Ahmad Bagiawan menyebut, anggota Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK) Banjarmasin tidak akan dinonaktifkan. “Kami hanya akan pindah kantor ke Banjarbaru,” ujarnya kepada Jejakrekam.com, pada Kamis (15/1/2026) melalui sambungan telpon.
“Kantor Dinas Perdagangan Kalsel ke Kota Banjarbaru, karena gedung yang Kami tempati sekarang di Jalan S Parman Banjarmasi ini adalah milik Bank Kalsel. Masa pakainya sudah habis, sehingga tahun ini juga Kami akan pindah,” ucapnya menerangkan.
“Kami pindah ke Kota Banjarbaru pun masih menumpang dengan Dinas Perindustrian Provinsi Kalsel, karena Dinas Perdagangan masih belum punya kantor,” lanjutnya.
Diterangkan Ahmad Bagiawan, kepidahan tersebut tidak serta merta BPSK Kota Banjarmasin ikut pula ke Kota Banjarbaru. “Ini sesuai ketentuan Permendag Nomor 72 Tahun 2020,” katanya.
“Sedangkan BPSK Kota Banjarbaru juga mau dibentuk, tetapi harus melalui proses dengan Keputusan Gubernur dan Surat Tanda Terima Dokumen (STD) dari Kementrian Perdagangan,” terangnya lagi.
Kadis yang sering disapa Haji Gia ini, malahan berupaya tetap mendukung keberadaan BPSK Kota Banjarmasin. Bahkan Beliau menceritakan, keberadaan BPSK Banjarmasin selama ini bisa menyelamatkan dana masyarakat, hingga senilai Rp1,6 miliar lebih.
BACA JUGA: Isu Akan Dinonaktifkan, BPSK Banjarmasin Gelar Rapat Internal
Kemudian, BPSK Banjarmasin memiliki peran penting dalam melindungi hak-hak konsumen dan menyelesaikan sengketa antara konsumen dan pelaku usaha.
“Bahkan BPSK Banjarmasin telah berdiri sejak 2017 dan telah menangani banyak kasus sengketa konsumen, mulai dari listrik, air bersih, hingga perumahan. Masyarakat dapat mengadu ke BPSK Banjarmasin jika merasa dirugikan sebagai konsumen, sehingga tidak mungkin lah kalau sampai dinonaktifkan, itu hanya keadaan saja,” bebernya.
“Selanjutnya, kalau memang Anggota BPSK Kota Banjarmasin mau audensi dengan Gubernur Kalsel H.Muhidin, Saya akan mendukung penuh,” imbuhnya.(jejakrekam)

