Hunian Warga Binaan di Lapas Karang Intan Digeledah, Ini Sejumlah Barang yang Ditemukan Petugas

0

DALAM rangka menjaga lingkungan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Karang Intan tetap aman dan kondusif, Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kalsel melakukan razia gabungan bersama aparat penegak hukum, Selasa (19/9/2023). 

RAZIA gabungan yang melibatkan jajaran BNN Kalsel, BNN Banjarbaru, Koramil 1006-05/Karang Intan dan Kepolisian Sektor Karang Intan ini dipimpin orang nomor satu di jajaran Pemasyarakatan Kalimantan Selatan, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Sri Yuwono.

“Kegiatan ini dalam rangka melaksanakan pesan Direktur Jenderal Pemasyarakatan melalui 3 Kunci Pemasyarakatan Maju, yakni deteksi dini, pemberantasan peredaran narkoba, serta sinergi dengan aparat penegak hukum lainnya. Dalam pelaksanaannya, 3 Kunci Pemasyarakatan Maju tersebut juga diperlengkapi dengan Back to Basics,” jelas Sri Yuwono..

BACA : Geledah Hunian Warga Binaan Lapas Karang Intan, Petugas Temukan Senjata Rakitan Hingga Silet

Sri Yuwono mengatakan hal ini berkaitan dengan sinergitas yang dapat dilihat terjalin hubungan baik dengan APH, untuk saling membantu guna mensukseskan giat yang dilangsungkan di Lapas Narkotika Karang Intan.

“Giat ini juga bagian dari deteksi dini terhadap tugas pokok kita di Pemasyarakatan. Saya selalu mengingatkan, petugas pemasyarakatan sampai pensiun tidak akan berhenti diganggu dengan narkoba, sehingga penting untuk selalu menjaga integritas dan mental dalam bertugas,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Lapas Narkotika Karang Intan, Wahyu Susetyo, pada kesempatan tersebut secara khusus meminta jajarannya agar melakukan penggeledahan dengan penuh integritas dan bertanggung jawab.

“Pelaksanaan penggeledahan sesuai prosedur, penuh ketelitian, kehati-hatian dan yang tidak kalah penting harus bersikap humanis dalam melaksanakan razia,” pintanya.

BACA JUGA : Dari Sajam Hingga Handphone, Lapas Tanjung Musnahkan Barang Terlarang Hasil Razia

Wahyu menyebut kegiatan ini tidak luput dari sinergi yang baik antara Lapas Narkotika Karang Intan dengan APH setempat, sehingga kegiatan Satops Patnal tingkat wilayah bisa dilangsungkan di satuan kerja yang dipimpinnya. 

“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang berkesempatan hadir. Kegiatan ini merupakan salah satu wujud nyata Lapas Narkotika Karang Intan menjaga lingkungan Lapas senantiasa aman dan kondusif guna suksesnya pembinaan yang kita selenggarakan,” tegasnya.

Wahyu juga menyebut jika Razia yang  dilangsungkan pada malam hari ini menyasar kamar-kamar pada tiga blok hunian, yakni blok B, blok C dan blok D. Satu persatu Warga Binaan diminta untuk keluar kamar dengan tertib, sembari dilakukan pemeriksaan badan oleh petugas. 

“Mereka diminta berkumpul di tengah blok dan menunggu hingga kamarnya selesai digeledah,” terangnya.

Hasilnya, tidak ditemukan barang terlarang, namun masih ditemukan kabel, paku, sendok, sikat gigi, gunting kuku, batu, pipa paralon yang berpotensi bisa menimbulkan gangguan kamtib. 

Selanjutnya, dilakukan pula tes urine puluhan petugas dan warga binaan secara acak dari tiap-tiap blok, berkolaborasi dengan BNNP Kalimantan Selatan dan paramedis Lapas Narkotika Karang Intan dimana seluruhnya menunjukkan negatif narkoba.

Kepala Bidang Pemberantasan dan Inteligen BNNP Kalimantan Selatan, Kombes Pol Totok Lisdiarto, menegaskan kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden RI Nomor 2 Tahun 2020 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN).

“Saya mengapresiasi seluruh jajaran Pemasyarakatan, dengan jumlah yang sedikit namun bisa menangani ribuan warga binaan yang ada di dalam Lapas. Semua pihak harus tahu jeripayah untuk mengatur ribuan warga binaan itu tidaklah mudah, jadi sekali lagi saya sangat mengapresiasi atas kerja keras yang telah dilakukan seluruh jajaran pemasyarakatan,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Sheilla Farazela
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.