Incar Periode Ke-4, Senator Gusti Farid Hasan Aman Jadi Pendaftar Calon DPD RI Pertama

0

TERCATAT hattrick atau tiga kali merebut kursi senator Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI mewakili Kalimantan Selatan, ternyata hasrat politik Gusti Farid Hasan Aman, masih terjaga.

PUTRA mantan Gubernur Kalsel Gusti Hasan Aman ini kembali mencalonkan diri sebagai bakal calon anggota DPD RI pada Pemilu 2024 mendatang. Praktis, Gusti Farid Hasan Aman ini menjadi pendaftar pertama dari 12 peminat ‘senator’ Kalsel yang terinput di aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (SILON) KPU RI.

Sebagai petahana, Gusti Farid Hasan Aman menjadi penyetor pertama dukungan sebagai bakal calon anggota DPD RI di Pemilu 2024, saat menyerahkannya ke KPU Kalsel, Banjarmasin, Kamis (22/12/2022).

Gusti Farid didampingi tim suksesnya, menyerahkan berkas dokumen dukungan pencalonannya kepada Ketua KPU Kalsel Sarmuji dan diawasi Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran, Data dan Informasi Bawaslu Kalsel, Nur Kholis Majid.

BACA : Bermodal 2 Ribu Dukungan Tersebar di 7 Daerah, Calon Anggota DPD RI Bisa Berlaga di Pemilu 2024

Bermodal 9.009 dukungan melebihi syarat batas minimal 2.000 pendukung sebagai bakal calon anggota DPD RI, Gusti Farid Hasan Aman mengatakan sengaja mendaftarkan diri sebagai orang pertama.

“Tepat di Hari Ibu pada 22 Desember 2022 ini, saya menyerahkan syarat dukungan sebagai calon anggota DPR RI periode 2024-2029,” ucap mantan calon Wakil Gubernur Kalsel pendamping Muhidin (Pilkada 2015) dan Sjachrani Mataja (Pilkada 2005).

Usai berkas pencalonannya diterima KPU Kalsel, selanjutnya nanti akan dilakukan verifikasi oleh penyelenggara pemilu di kabupaten dan kota di Kalsel. Alasan Gusti Farid Hasan Aman maju kembali dalam laga keempat di pemilu adalah karena telah mendapat kepercayaan dari masyarakat.

BACA JUGA : Optimalisasi Peran dan Fungsi Kantor DPD RI di Daerah Sebagai Rumah Aspirasi Masyarakat dan Daerah

“Paling penting adalah menjaga amanat masyarakat Kalsel. Masih banyak mereka menghendaki saya kembali. Apalagi, banyak sekali masyarakat yang merasa tidak terwakili,” ujar Farid.

Pada periode ketiga, Farid mengatakan selama berjuang di DPR RI telah bisa mendongkrak dana bantuan operasional sekolah (BOS) daerah untuk SD, SMP dan SMA sederajat di Kalsel.

Anggota Komite VI DPD RI ini hakkul yakin dengan penyerahan dukungan 9.009 menyongsong Pemilu 2024, jauh lebih besar dibandingkan pada Pemilu 2019 lalu, hanya bermodal 5.679 dukungan.

BACA JUGA : Figur Habib dalam Pusaran Politik Kalsel yang Ternyata Lebih Menjual

“Pada Pemilu 2019 lalu, saya terpilih sebagai anggota DPD RI di posisi kedua. Saya bisa merebut lebih dari 300 ribu suara,” kata peraih gelar S2 dari City University of Seattle, AS ini.

Untuk diketahui, senator Kalsel yang diutus ke Senayan Jakarta sebanyak 4 wakil. Pada Pemilu 2019 lalu, Kalsel mengirim 4 senatornya. Yakni, Habib Abdurrahman Bahasyim yang mendulang 249.982 suara. Kemudian, Gusti Farid Hasan Aman dengan modal 317.661 suara. Disusul, Habib Zakaria Bahasyim meraih 249.982 suara dan terakhir Habib Hamid Abdullah merengkuh dukungan 231.192 suara dalam Pemilu 2019 lalu.

BACA JUGA : Dimulai Desember 2022, Pencalonan Anggota DPD RI Alami Sejumlah Perubahan

Raihan suara Gusti Farid Hasan Aman ini cukup konsisten dalam ajang pemilu. Pada Pemilu 2009 lalu, Gusti Farid mengantongi 143.743 suara, meski sempat menurun pada Pemilu 2014 dengan mengoleksi 319.413 suara.

Sementara itu, komisioner KPU Kalsel Hatmiati Mas’ud memastikan akan segera menerjunkan tim verifikator faktual dalam menelusuri dukungan para bakal calon ‘senator’.

BACA JUGA : Siapkan Mosi Tidak Percaya, FRI Kalsel Tuntut Sikap DPR-DPD RI soal RUU Cipta Kerja

“Saya minimal dukungan 2.000 dukungan , yang tersebar minimal 7 kabupaten/kota di Kalsel. Sedangkan, Gusti Farid Hasan Aman telah menyerahkan syaratr dukungan melebihi batas minimal,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.