Segera Miliki Stadion Berstandar FIFA, Pemkot Banjarbaru Bidik Kucuran Dana APBN

0

MENYANDANG status ibukota Provinsi Kalimantan Selatan, Kota Banjarbaru sebentar lagi bakal memiliki stadion olahraga (sepakbola) berstandar FIFA, menggantikan Stadion Mini H Idak.

HAL ini diperkuat dengan adanya dokumen detail engineering design (DED) atau rancang bangun rinci seperti maket dan lainnya termasuk melewati tahapan uji publik di kantor Dinas PUPR Kota Banjarbaru, Kamis (8/12/2022).

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarbaru, Nina Aphrodita menargetkan pembangunan Stadion Banjarbaru, yang berlokasi di Jalan Mistar Cokrokusumo, Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka, dapat didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

BACA : Temui Menpora, Walikota Aditya Ungkap Rencana Bangun Stadion Baru Banjarbaru

“Pemkot Banjarbaru sudah berusaha untuk (pembangunan) stadion ini didanai, baik melalui APBN atau mungkin nanti bekerja sama dengan badan usaha,” ujar Nipa Aphrodita kepada awak media di Banjarbaru, Kamis (8/12/2022).

Karena masih berfokus pada pendanaan, Stadion Banjarbaru ini diakui Nina, belum dapat dibangun di tahun 2023 mendatang. Menurut dia, saat ini, Dinas PUPR Banjarbaru masih membicarakan lebih lanjut terkait pendanaan maupun pihak yang ikut serta membangun stadion ini nantinya.

BACA JUGA : Golkan Anggaran, Fraksi PPP DPRD Banjarbaru Dukung Realiasikan Program Andalan Aditya-Wartono

Salah satunya, terkait pengelolaan aset, apakah nantinya akan dikelola oleh Pemkot Banjarbaru ataupun bekerja sama dengan pihak luar. “Sebagai gambaran, bahwa untuk pemeliharaan sangat besar biayanya,” kata Nina.

Secara umum, Nina memastikan desain Stadion Banjarbaru yang dipaparkan melalui uji publik DED telah rampung. Hanya tinggal detail teknis yang mungkin memerlukan pembahasan lebih lanjut.

BACA JUGA : Akhir Tahun 2022, Renovasi Stadion 17 Mei Ditarget Rampung, Bisa Jadi Markas PS Barito Putera

Sementara, untuk lapangan atletik yang masih masuk dalam kawasan Sport Center, belum dimasukkan dalam DED kali ini. Dinas PUPR Banjarbaru sendiri, masih berfokus pada pembangunan Stadion Banjarbaru. “Khususnya di struktur bagian bawah atau bagian atasnya. Yang jelas kita fokus di stadion ini,” kata Nina.

Maket Stadion Banjarbaru yang akan dibangun berstandar FIFA atau internasional dirancang PT Bima Arsihas. (Foto Sheilla Farazela)

Di lain sisi, Arsitek dari PT Bima Arsihas, Benny Dhanio menuturkan, stadion yang akan dibangun di dekat Taman Kehati, Kelurahan Bangkal, Kecamatan Cempaka ini, bakal menampung sedikitnya 23.600 penonton.

BACA JUGA : Dikucurkan Dana APBD Kalsel Rp 1 Miliar, Tribun Penonton Dibangun di Lapangan Sepakbola Kayutangi

“Luasnya 28 ribu meter persegi. Bukan luas tanahnya, namun luas gedungnya. Kalau luas tanahnya memakan sekitar 4 hektare,“ ujar Benny, usai pemaparan DED dan uji publik di kantor Dinas PUPR Banjarbaru.

Guna menampung 23 ribu penonton, Stadion Banjarbaru bakal dilengkapi dengan empat lantai, didukung oleh 12 buah akses keluar masuk. Setiap akses keluar masuk, memiliki kapasitas 2 ribu orang dalam kurun waktu 10 menit.

BACA JUGA : Permak Stadion 17 Mei Berstandar Internasional Butuh Dana Rp 250 Miliar

Benny membenarkan, Stadion Banjarbaru bakal dibangun mengacu pada standar yang ditetapkan oleh Federasi Sepak Bola Internasional atau FIFA. Yaitu, pada Buku FIFA Nomor 5 Tahun 2022.

Termasuk dalam hal pemilihan rumput di lapangan bola, hingga penggunaan lampu sorot. “Insya Allah representatif. Kalau kita mengacu ke standar FIFA. Mestinya bisa berhasil,” tegasnya.

Perihal pembiayayan yang dibutuhkan untuk pembangunan Stadion Banjarbaru, Benny menyebut angka Rp350 miliar. “Sementara ini, untuk bangunan saja, berdasarkan perhitungan teman-teman PT Bima Arsihas, sebesar Rp 350 miliar. Belum termasuk kursi, lampu sorot dan lainnya,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis Sheilla Farazela
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.