Alokasikan Dana Rp 5 Miliar, Pemkab Tala Klaim Film Layar Lebar Angkat Potensi Wisata

0

BERBIAYA Rp 5 miliar, film layar lebar berjudul When Love Calls from the Bottom of Borneo atau diterjemahkan bebas berarti Ketika Cinta Memanggil dari Alas Kalimantan, digarap pada awal 2023 mendatang.

DANA penggarapan film itu bersumber dari APBD Kabupaten Tanah Laut (murni) tahun anggaran 2023 ini dikerjasamakan dengan rumah produksi asal Jakarta, Happening Films (HPNG).

“Kami memang sengaja menggandeng tim kreatif dari rumah produksi, Happening Films untuk menggarap film berjudul When Love Calls from the Bottom of Borneo pada 2023 mendatang,” ucap Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Tanah Laut, Dahnial Kifli kepada jejakrekam.com, saat berada di Banjarmasin, Selasa (6/12/2022).

BACA : Usai Pemprov Kalsel Dan Pemkot Banjarmasin, Giliran Pemkab Tanah Laut Berencana Bikin Film Layar Lebar

Dahnial menjelaskan alokasi dana Rp 5 miliar untuk ongkos pembuatan film itu berasal dari pos anggaran Dinas Pariwisata Kabupaten Tanah Laut (Tala) dalam APBD murni 2023. Menurut dia, film itu digarap untuk menggenjot kemajuan pariwisata di Tanah Laut, umumnya Kalimantan Selatan.

“Sebab, nanti film itu akan ditayangkan di seluruh bioskop yang ada di Indonesia. Yang menangani langsung rumah produksi Happening Films, termasuk juga promosi di media sosial,” kata mantan Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Kalsel ini.

BACA JUGA : DPRD Banjarmasin Hanya Beri Sanksi Moral, Film Jendela Seribu Sungai Ternyata Berbiaya Rp 6,8 Miliar

Menurut dia, dengan rilisnya film garapan Happening Films, termasuk akan ditayangkan di kanal berbagi video; Youtube, maka Pemkab Tanah Laut akan mendapat royalti. “Tentu tidak kalah pentingnya adalah pembuatan film itu berguna untuk mendongrak promosi wisata Tanah Laut yang berjuluk Bumi Tuntung Pandang,” tutur Dahnial Kifli.

Sementara tanggapan pembaca jejakrekam.com, J Nugroho menjelaskan bahwa film When Love Calls from the Bottom of Borneo itu bukan meniru atau latah.

BACA JUGA : Disbudporapar Banjarmasin Siap Buka-Bukaan, Walikota Ibnu Sina; Film Jendela Seribu Sungai Seperti Laskar Pelangi

“Memang tidak ada publikasi. Prakarsa film itu sudah ada sejak sebelum adanya project film Banjarmasin melakukan proses syuting. Film ini akan menjadi ajang kerjasama antara sineas dan aktor-aktor Tanah Laut, karena memang hajat bersama untuk mempromosikan wilayah Tanah Laut pada dunia,” tulis Nugroho.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.