Siap-Siap Awal Desember 2022, 6 Jam Air Leding Macet di 4 Kecamatan Kota Banjarmasin  

0

AWAL Desember 2022 nanti, para pelanggan leding PT Air Minum Bandarmasih di empat kecamatan di Kota Banjarmasin siap-siap untuk menyediakan pasokan air bersihnya.

RENCANANYA, pada Kamis (1/12/2022) selama 6 jam dari pukul 09.30-15.30 Wita, pabrik air milik Pemkot Banjarmasin dan Pemprov Kalsel akan menghentikan sementara layanan distribusinya. Mengapa? PT AM Bandarmasih merencanakan akan menambah daya listrik (upgrade power) ACB 4000 A/380 VAC di Power Room IPA II Pramuka.

Senior Manager Produksi dan Distribusi PT AM Bandarmasih, Zulbadi mengimbau kepada masyarakat yang berada di kawasan terdampak menyiapkan penampungan air terlebih dulu atau pasokan ledingnya.

Zulbadi menyebut beberapa wilayah di Kota Banjarmasin dan sebagian Kabupaten Banjar menjadi pelanggan terdampak dari perusahaan daerah yang dulu bernama PDAM Bandarmasih mencakup 4 kecamatan.

BACA : Tuntut Pembatalan Tarif Air 10 Persen, Forkot Banjarmasin Temui Dewan Komisaris PT AM Bandarmasih

Rinciannya, gangguan distribusi air bersih itu terjadi di seluruh wilayah Banjarmasin Selatan, Banjarmasin Timur, sebagian wilayah Banjarmasin Utara (Kayutangi sebelah kana). Kemudian, sebagian lagi wilayah Banjarmasin Tengah dan wilayah layanan Sungai Andai dan Kabupaten Banjar; khususnya Sungai Lulut.

“Kami minta agar pelanggan bisa lebih dulu menyiapkan air di tandon atau penampungan lainnya, sehingga saat distribusi air mati bisa tersedia untuk keperluan sehari-hari,” kata Zulbadi kepada jejakrekam.com, Senin (28/11/2022).

BACA JUGA : Polling Forkot Banjarmasin; Kebijakan Tarif Air 10 Persen PT AM Bandarmasih Ditolak Pelanggan

Dia memastikan pemulihan distribusi air akan berlangsung secara bertahap setelah perbaikan selesai dilaksanakan tim teknis di lapangan.

“Bagi pelanggan yang memerlukan air dengan mobil tangki bisa menghubungi Call Center : 0511-3252541 dan  Whatsapp (WA) Center : 0811-5151-46. Semoga pekerjaan bisa selesai sesuai rencana. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini,” pungkas Zulbadi.

BACA JUGA : Protes Tarif Air Naik 10 Persen PT AM Bandarmasih, BLF Resmi Layangkan Surat Keberatan Administarif

Sementara itu, pakar perencanaan kota Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Akbar Rahman mengeritik kinerja pabrik air usai berbentuk perseroan terbatas daerah dari awalnya perusahaan daerah.

“Bayangkan saja, saat ini tagihan rekening air leding naik 10 persen. Tapi, anehnya masalah klasik seperti air macet masih terjadi, seperti di kawasan Kayutangi, Alalak dan HKSN, khususnya Banjarmasin Utara, beberapa hari lalu,” ucap Akbar.

BACA JUGA : Demi Penuhi Tuntutan Pelanggan, Dirut PTAM Bandarmasih Sebut Tarif Air Tetap Naik

Doktor urban design lulusan Saga University Jepang ini mengatakan masalah layanan dasar di Kota Banjarmasin masih belum maksimal, padahal problema besar di kota ini adalah air.

“Padahal, selama ini klaim PT AM Bandarmasih itu banyu kada bawayahan (air tidak mengenal musim). Faktanya, wayah (saat) hujan, Banjarmasin banjir. Wayah pasang, calap (banjir) dan wayah karing (kemarau), krisis air bersih,” sentil Akbar.

Lantas bagaimana dengan kelanjutan rencana gugatan yang akan diajukan Forum Kota (Forkot) Banjarmasin menggugat PT AM Bandarmasih? Ketua Forkot Banjarmasin, Syarifuddin Nisfuady mengaku masih menunggu kabar terakhir dari Borneo Law Firm (BLF) Banjarmasin.(jejakrekam)

Penulis Asyikin/Sirajuddin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.