Oknum Polisi di Polda Kalsel Diduga Aniaya Istri Siri, Ternyata Seorang Model dan Selebgram Banua

0

HARAPAN Farah Diba Rahmadi yang diduga menjadi korban penganiayaan oleh oknum polisi agar sang pelaku ditahan oleh Polda Kalsel, ternyata masih bertepuk sebelah tangan.

FARAH Diba Rahmadi diketahui merupakan istri siri oknum polisi berinisial DM yang merupakan seorang selebgram Banua dan model ini pun kembali mendatangi Polda Kalsel di Banjarmasin, Senin (28/11/2022).

Dirinya ingin mempertanyakan kelanjutan laporan soal kekerasan fisik yang telah dialaminya usai diduga telah dianiaya oleh sang suami sirinya.

“Saya datang ke Polda Kalsel untuk mempertanyakan kelanjutan laporan. Ternyata, terlapor yang menjadi pelaku masih tidak ditahan oleh penyidik Polda Kalsel,” ucap Farah Diba Rahmadi, usai mendatangi Polda Kalsel kepada awak media.

BACA : Budak Narkoba Bernyanyi Seret Oknum Polisi Polres Tanbu Ternyata Jadi Pengedar Sabu

Farah menyebut alasan penyidik karena belum ada surat perintah penahanan terhadap DM yang merupakan oknum polisi bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Kalsel.

Dikonfirmasi terpisah, Kabid Humas Polda Kalsel Kombes Pol Mochamad Rifa’i mengatakan, proses hukum terhadap oknum polisi berinisial DM yang bertugas di Ditreskrimum Polda Kalsel, telah berjalan.

“Proses hukumnya berlanjut di Bidang Propam Podla Kalsel. Bahkan, yang bersangkutan sudah ditahan ketika kasus ini telah bergulir. Ke depan, kami tengah menggali unsur pidananya,” kata mantan Kapolres Batola ini.

BACA JUGA : Barang Berharga Diduga Dirampas, Kuasa Hukum Korban Resmi Polisikan 3 Oknum Polisi

Kasus dugaan kekerasan fisik yang dialami Farah Diba Rahmadi mencuat, ketika korban menceritakannya di media sosial instragram (IG).

Lewat akun pribadinya @farahdibarealaccount, pada 21 November 2022, Farah mengaku berulang kali mendapat tindak kekerasan dari oknum anggota Polri yang tak lain merupakan suami sirinya. Dalam postingannya, Farah yang juga berprofesi sebagai model ini mengaku ditampar, ditendang hingga dijambak.

BACA JUGA : Kakek Sarijan Tewas Akibat Benda Keras, 6 Oknum Polisi Polres Banjar Jadi Tersangka

Bahkan,  Farah mengaku diancam untuk dibunuh ketika bertengkar dengan oknum polisi yang bertugas di Ditreskrimum Polda Kalsel. Kejadian yang dialami korban berulang kali sejak Oktober 2022 lalu.

Farah juga memperlihatkan foto memar di tangan dan kakinya dalam postingan tersebut. Sontak saja, banyak warganet yang memberi komentar terhadap apa yang dialami selebgram Banjarmasin tersebut.(jejakrekam)

Penulis Iman Satria
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.