Sukses Helat BAW Jukung Barenteng 2022, DK Kota Banjarmasin Bersiap Tuan Rumah ASKS XX 2023

0

SUKSES menghelat Banjarmasin Art Week (BAW) 2022, even ini dipastikan berlanjut menjadi even tahunan oleh Dewan Kesenian (DK) Kota Banjarmasin.

TERLEBIH lagi, pada 2023 mendatang, Kota Banjarmasin akan menjadi tuan rumah Aruh Sastra Kalimantan Selatan (ASKS) XX, berdasar hasil rapat pleno di Gedung Balairung Tuntung Pandang, Pelaihari, Minggu (30/10/2022) lalu.

Even tahunan ini kabarnya tengah disiapkan DK Kota Banjarmasin bersama Dinas Kebudayaan, Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin. Sebab, untuk akomodasi seperti perhotelan di Banjarmasin sangat siap untuk menampung duta dari 13 kabupaten/kota di Kalsel.

“Kami bersyukur karena pelaksanaan BAW 2022 cukup tinggi respons atau animo masyarakat. Terbukti, selama perhelatan pada 4-10 November 2022 lalu, ada ratusan pengunjung di pameran lukisan,” tutur Ketua Dewan Kesenian Kota Banjarmasin, Hajriansyah kepada jejakrekam.com, Sabtu (26/11/2022).

BACA : Walikota Ibnu Sina Baturai Pantun, Banjarmasin Art Week 2022 Resmi Dibuka, Ini Rangkaian Acaranya!

Untuk diketahui, pada even BAW Jukung Barenteng 2022 di Rumah Anno 1925, Banjarmasin, sejumlah pelukis senior seperti Misbach Tamrin, Nanang M Yus, Rizali Noor, Aswin Noor, Rokhyat, Akhmad Noor, Sutarji, Hajriansyah berkolaborasi dengan perupa muda lainnya. Di antaranya, Rizky AS, Setyo Widyanto, Syam Indra Pratama dan lainnya.

Sebagai apresiasi, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina pun memborong tiga lukisan karya Rokhyat, Hajriansyah dan perupa lainnya dalam pameran lukisan Jarujut itu.

“BAW tahun 2022 tidak semata memamerkan lukisan para pelukis senior dan junior, tapi juga diisi beragam acara dari diskusi budaya hingga workshop tari Radap Rahayu dengan berkolaborasi pelatih dari sanggar dan akademisi kampus, khususnya dari Universitas Lambung Mangkurat,” ucap owner Kampung Buku (Kambuk) Banjarmasin ini.

BACA JUGA : Beri Ruang bagi Berkesenian, DPRD Banjarmasin Usulkan Dewan Kesenian Diberi Dana Hibah APBD

Hajriansyah pun berharap Banjarmasin sebagai kota sarat sejarah, tentu akan makin terasah dengan beragam even atau kegiatan bertajuk seni dan budaya. Terkhusus lagi, Banjarmasin bersiap untuk menjadi tuan rumah ASKS XX 2023 yang direncanakan dihelat pada November atau Desember tahun depan.

Ketua Dewan Kesenian Kota Banjarmasin Hajriansyah (kanan) saat menerima surat keputusan rapat pleno penetapan tuan rumah ASKS XX 2023 dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabuipaten Tanah Laut, Zainal Abidin di Pelaihari, beberapa waktu lalu. (Foto Didi GS)

“Ini identitas Banjarmasin sebagai barometer dan kiblatnya seni dan budaya di Kalimantan Selatan. Apalagi, kabarnya even BAW menginspirasi sejumlah akademisi dan pelaku seni seperti dari Batola untuk menggelar hal serupa. Tentu ini menjadi hal positif bagi khazanah berkesenian dan berkebudayaan Banua,” tutur Hajriansyah.

BACA JUGA : Suguhkan 70 Penari Rahap Rahayu dari Para Siswi, Banjarmasin Art Week Bakal Jadi Even Tahunan

Sementara itu, Dewan Pertimbangan DK Kota Banjarmasin Ilham Nor menegaskan keberpihakan pemerintah kota sangat penting, khususnya kucuran anggaran atau dana hingga ruang dan waktu bagi para pelaku seni dan budaya.

“Jangan sampai kesenian di Banjarmasin sekadar lipstick. Tentu harus ada dukungan konkret agar kreativitas seni dan budaya mengalir seperti air di kota seribu sungai,” tutur mantan anggota DPRD Kalsel ini.

BACA JUGA : Ketua Dewan Kesenian Banjarmasin Dukung Sanggar Perpekindo Dokumentasikan Tari Kreasi Banjar

Menurut Ilham Noor, even BAW 2022 yang digagas DK Kota Banjarmasin dan didukung penuh pemerintah kota adalah embrio kebangkitan kesenian Banjarmasin.

“Saya juga membayangkan bagaimana jika ruang publik memberi kesempatan agar kesenian hadir di sana. Sebab, banyak ruang terbuka bagi publik di Kota Banjarmasin bisa dimanfaatkan,” kata Ilham Nor.

Pun, menurut dia, menjamurnya hotel-hotel dan pusat perbelanjaan di Kota Banjarmasin bisa memberi tempat bagi Dewan Kesenian untuk menggelar acara seni. “Tentu hal ini bisa menjadi sarana promosi dari Dewan Kesenian Kota Banjarmasin mengenalkan kekayaan seni dan budaya kepada masyarakat,” tutur Ilham Nor.

BACA JUGA : Siap Majukan Dunia Seni, Disbudpar Komitmen Dukung Dewan Kesenian Banjarmasin

Menurut dia, keberadaan Rumah Anno 1925 sembari menunggu terwujudnya Gedung Kesenian Banjarmasin bisa difasilitasi pemerintah kota untuk menjadi wadah bagi pelaku industri kreatif, khususnya para seniman dan budayawan.

“Misalkan ada agenda rutin minimal sebulan sekali digelar pertunjukan seni dan budaya, tentu atmosfir Banjarmasin akan berbeda sebagai kota yang humanis,” pungkas Ilham Nor.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.