Walikota Banjarmasin Apresiasi Kesuksesan Festival ANTASARI 2022

0

FESTIVAL ANTASARI (Akselerasi dan Transformasi Ekonomi Digital Terkini) tahun 2020 yang digagas Bank Indonesia, resmi ditutup oleh Deputi Kepala Perwakilan kantor Perwakilan Bank Indonesia, Provinsi Kalsel Bimo Epyanto, Sabtu (19/11/2022) malam.

PENUTUPAN festival yang diselenggarakan di Duta Mall Banjarmasin itu, juga dihadiri langsung Plt Staf Ahli Bidang Kerjasama dan Insvetasi Pemkot Banjarmasin Husin Luthfie, yang mewakili Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina.

Dalam sambutannya, H Ibnu Sina ini menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang berlangsung sejak tanggal 20 Oktober hingga 19 November 2022.

BACA: Diawali Pasar Tungging Belitung, Walikota Banjarmasin Target 26 Pasar Terapkan Aplikasi QRIS

Tak hanya itu, H Ibnu Sina juga berharap, dengan diselenggarakannya kegiatan tersebut dapat membangkitkan perekonomian masyarakat Kota Banjarmasin.

Sementara, Bimo Epyanto dalam sambutannya mengatakan, kegiatan tersebut diselenggarakan Bank Indonesia dengan mengikuti arus trend transaksi digital saat ini. Dengan adanya digitalisasi, cepat atau lambat akan mengubah tatanan bisnis konvensional menjadi digital.

“Pola konsumsi masyarakat pun bergeser dalam bertransaksi menggunakan platform digital dengan fasilitas layanan keuangan yang cepat, Mudah, Murah, Aman, dan Handal (ceMuMuAH),” ujarnya.

Dijelaskannya, rangkaian Festival ANTASARI pada tanggal 20 Oktober dilaksanakan di aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM dengan menggandeng sembilan Penyedia Jasa Pembayaran (PJP) yakni Bank Mandiri, Bank Negara Indonesia, Bank Central Asia, Bank Kalsel, Bank Permata, Maybank, NOBU, UOB, dan Link Aja.

Sebagai bentuk perwujudan kolabarasi tersebut, Bank Indonesia memberikan diskon hingga 50 persen khusus bagi transaski pembayaran non tunai. “Terdapat 600 lebih merchant yang turut serta dalam program Antasari Cashless Days dengan total volume transaksi mencapai 61 ribu transaksi dan nominal transaksi mencapai Rp 24,5 miliar,” katanya.

BACA JUGA: Susuri Sungai Hingga Kalteng, BI Sosialisasikan Transaksi Non Tunai

Optimisme akseptasi transaksi digital ini semakin berkembang, seiring peningkatan jumlah pengguna QRIS di Kalsel, yang telah mencapai 224 ribu pengguna. Yang kalau dibandukan dengan tahun 2021 meningkat sebesar 218 persen.

Suksesnya kegiatan Festival ANTASARI ini, menandakan masyarakat kalsel khususnya masyarakat Kota Banjarmasin sangat antusias dengan produk layanan yang terdapat dalam kegiatan berkolaborasi dengan berbagai pihak tersebut.

“Keseluruhan kegiatan tersebut merupakan sinergi dan kolaborasi dengan banyak pihak seperti dengan PJP, pemda, serta lembaga/instansi terkait lainnya yang terus dilakukan guna mewujudkan keuangan yang inklusif serta meningkatkan integrasi ekonomi dan keuangan digital di wilayah Kalimantan Selatan,” pungkasnya.(jejakrekam)

Penulis prokom-banjarmasin
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.