Ricuh Kejurprov Arung Jeram Kalsel, Tak Terima Kalah Oknum FAJI Banjarmasin Keroyok Official FAJI HSS

0

RAMAI beredar video kericuhan saat Kejurprov Arung Jeram 2022 yang diselenggarakan Federasi Arung Jeram Indonesia (FAJI) Kalimantan Selatan (Kalsel), Minggu (25/9/2022).

VIDEO yang viral sosial media dan grup WA itu berdurasi 30 detik, terlihat sekelompok orang melakukan aksi pengeroyokan, di area kegiatan kejurprov, di Pintu Air Irigasi Sungai Paring, Martapura, Kabupaten Banjar.

Informasi yang beredar di grup WA menyebutkan, aksi pengeroyokan dilakukan oknum official dan atlet FAJI Banjarmasin terhadap official FAJI Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) karena tidak terima kalah.

BACA: Gantikan Adi Kartika, Bandi Chairullah Terpilih Pimpin FAJI Kalimantan Selatan

Disebutkan, aksi pengeroyokan yang melibatkan puluhan orang tersebut terjadi di akhir pertandingan final Kelas Open, sekitar pukul 17.45 WITA.

Salah seorang official FAJI HSS yang menjadi korban pengeroyokan Sam’ani mengatakan, saat itu para peserta yang bertanding telah mencapai garis finish. “Tiba-tiba salah seorang oknum official FAJI Banjarmasin mendatangi tenda kami bersama puluhan orang dan melakukan pengeroyokan,” katanya.

Saat itu, official FAJI HSS hanya tinggal berdua di tenda, sedang tim yang lain tengah berada di garis finish. Akibatnya, kedua official FAJI HSS tersebut menjadi bulan-bulanan pengeroyokan.

“Saya berusaha melerai tapi malah kena tendang di perut, pukulan di pelipis dan rusuk,” ujar Sam’ani.

BACA JUGA: 2 Atlet Faji Tabalong Lolos Seleksi Kejurnas Arung Jeram di Lampung

Salah seorang rekan Sam’ani yang juga berusaha melerai, sempat terseret hingga ke warung di dekat lokasi kejadian dan turut menjadi korban pemukulan.

Atas kejadian tersebut, tim FAJI HSS telah melapor ke Mapolres Banjar, Minggu (25/9/2022) menjelang tengah malam.

Informasi terakhir, oknum yang menjadi otak pengeroyokan telah diamankan petugas Polres Banjar, Senin (26/9/2022) malam. Namun belum diperoleh keterangan resmi karena masih dilakukan proses penyelidikan.(jejakrekam)

Penulis Tim
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.