Bandingkan PON Aceh-Sumut 2024, Pelatih Dayung Protes Tak Masuk Cabor Porprov Kalsel 2022

0

PENETAPAN Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Selatan Bambang Heri Purnama hanya ada 42 cabang olahraga (cabor) dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalsel XI 2022 di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), menyisakan pertanyaan besar.

DALAM ajang multievent olahraga empat tahunan yang akan dihelat di Kandangan dan sekitarnya pada 5-13 November 2022, ternyata tak mengakomodir cabor andalan Kalsel seperti dayung.

“Selama saya mengenal olahraga dayung dari sejak dulu sejak menjadi atlet hingga kini menjadi pelatih tak pernah cabor dayung dipertandingkan di even Porprov Kalsel,” ucap Yantoni, pengurus Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kabupaten HSS kepada jejakrekam.com, Minggu (18/9/2022).

Sepatutnya, kata Yantoni, KONI Kabupaten HSS mengacu pada nomor cabor dayung yang dipertandingkan di PON XXI di Aceh-Sumut 2024 agar sinkron dengan multieven olahraga selevel Porprov Kalsel.

BACA : KONI Tetapkan 42 Cabor Dipertandingkan di Porprov XI Kalsel 2022 di HSS

“Dayung merupakan salah satu cabor termasuk dalam desain besar olahraga nasional (DBON) sangat terasa aneh kalau tidak dmasukkan dalam even sekalas Porprov Kalsel. Sebab, dari sini, atlet bisa menuju ke tingkat lebih tinggi berskala nasional,” tutur Yantoni.

Pelatih atlet dayung asal Nagara (Daha) ini mengaku prihatin sudah jauh-jauh hari para atlet telah dipersiapkan untuk bisa mengikuti ajang di Porprov Kalsel 2022.

BACA JUGA : Sukseskan Tuan Rumah Porprov Kalsel XI 2022, Wabup HSS Bagi Tugas OPD

“Sudah banyak yang dikorbankan seperti waktu, pikiran dan biaya begitu besar guna menjalankan program yang telah disusun bertahun-tahun. Jadi, terlalu egois kalau hanya demi meraih peringkat harus mengorbankan cabor dayung,” kata Yantoni.

Menurut dia, gara-gara dayung tak masuk dalam cabor yang dipertandingkan di Porprov Kalsel XI 2022 di Kabupaten HSS, justru bisa jadi bumerang bagi PODSI HSS ke depan.

BACA JUGA : Siapkan Materi Pemain Andal, Peseban Ingin Persembahkan Medali di Porprov Kalsel

“Apalagi di grup PODSI Kalsel, jelas semua kabupaten dan kota punya atlet dayung. Mereka mengecam karena ternyata tidak masuk dalam 42 cabor yang dipertandingkan di Porprov Kalsel XI 2022 di Kabupaten HSS,” tutur Yantoni.

Masih menurut dia, baik pelatih maupun atlet dayung justru sudah habis-habisan berlatih selama bertahun-tahun. Alih-alih masuk dalam cabor di Porprov Kalsel 2022, ujung-ujungnya justru tidak diakomodir.

BACA JUGA : Minta Dana Hibah Dicairkan, KONI HSS Target 5 Besar di Porprov Kalsel 2022

“Kasihan sekali atlet-atlet dayung Kalsel. Jujur, kalau sampai tidak dipertandingkan di Porprov Kalsel, saya ingin berhenti jadi pelatih dayung HSS,” tegas Yantoni.

Menurut dia, cabor dayung telah dikucilkan walau punya atlet berpretasi. Dia khawatir preseden buruk di Porprov Kalsel XI 2022 ini akan menjalar di even lebih tinggi selevel Pra-PON maupun PON.

BACA JUGA : Jaring Atlet Arung Jeram Hadapi Porprov Kalsel, FAJI Banjarmasin Helat Selekot Di Perairan Sungai Martapura

“Sebab, kuncinya adalah di tangan PODSI Kalsel. Saat ini, mereka sangat marah terhadap KONI Kabupaten HSS karena telah memberikan tinta hitam. Percuma membina atlet sekuat tenaga, kalau ujung-ujungnya tidak bisa ikut andil di even besar sekelas Porprov Kalsel,” pungkas Yantoni.(jejakrekam)

Penulis Iwan Sanusi
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.