Dirut PT AM Bandarmasih Klaim Kenaikan Tarif Air 10 Persen Disetujui Pelanggan dengan Catatan

0

KLAIM kebijakan penyesuaian tarif air olahan pabrik PT Air Minum Bandarmasih sudah disetujui para pelanggan dengan catatan disuarakan Yudha Achmady.

DIREKTUR Utama PT Air Minum Bandarmasih ini merujuk pada hasil konsultasi publik dan disetujui para pelanggan dengan catatan. Termasuk, dalam konsultasi publik itu melibatkan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Ombudsman Perwakilan Kalsel dan lainnya.

Namun, Yudha tak memungkiri jika sosialisasi penyesuaian tarif air bersih yang naik 10 persen terhitung efektif per 1 September untuk tagihan rekening pemakaian bulan Agustus 2022 ini berdasar Peraturan Walikota Banjarmasin Nomor 99 Tahun 2022, justru tidak merata di 52 keluhan.

BACA : PT AM Bandarmasih Lakukan Penyesuaian Tarif Rekening Air, Ketua PERPAMSI Kalsel : Harus Kita Dukung

“Memang belum tersampaikan (merata), tapi dasarnya pelanggan setuju kenaikan tarif (air) asalkan pelayanan ditingkatkan,” kata Yudha Achmady kepada awak media usai mengikuti rapat dengar pendapat dengan Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Senin (12/9/2022).

Catatan yang diberikan para pelanggan, disebut Yudha adalah asalkan pelayanan PT AM Bandarmasih yang telah berubah dari PDAM Bandarmasih itu ditingkatkan. Seperti lancar, tidak macet dan air yang dihasilkan tak keruh.

BACA JUGA : Daripada Naikkan Tarif Air, Lebih Baik Potong Gaji Komisaris-Direksi PT Air Minum Bandarmasih

Dia memastikan pelayanan distribusi air bersih itu akan lancar sampai ujung wilayah layanan PT AM Bandarmasih. Yudha mengklaim saat ini masih dalam proses peningkatan layanan PT AM Bandarmasih. Ia pun menyilakan berbagai pihak, termasuk DPRD kota Banjarmasin untuk mengawasi kinerja pabrik air milik konsorsium Pemkot Banjarmasin dan Pemprov Kalsel ini.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin dari Fraksi PKS, Awan Subarkah menegaskan sikap dewan sudah jelas tidak setuju kebijakan kenaikan tarif air PT Air Minum Bandarmasih.

BACA JUGA : Buka 2 Posko Pengaduan Pelanggan, BLF-BLH Borneo Nusantara Siap Gugat PT Air Minum Bandarmasih

Alasannya, karena hal itu justru turut menambah beban masyarakat. Awan menyebut hingga kini para pelanggan terutama di wilayah ujung layanan PT Air Minum Bandarmasih harus mendapat servis yang prima.

Untuk diketahui, saat ini PT Air Minum Bandarmasih per 1 Agustus 2022 memiliki pelanggan aktif  mencapai 199.537 orang.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.