Suluh Hukum Warga Desa Bawahan Selan, LBH BN-YEHI dan KSI Al Mizan Berkolaborasi

0

LEMBAGA Bantuan Hukum Borneo Nusantara (LBH BN) dan Yayasan Edukasi Hukum Indonesia (YEHI) berkolaborasi dengan Kajian Studi Islam  (KSI) Al-Mizan Fakultas Hukum Universitas Lambung Mangkurat (FH ULM) menggelar kegiatan sosial.

SASARANNYA adalah warga Desa Bawahan Selan, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan guna disuluh hukum dan konsultasi hukum gratis.

Kegiatan ini dihelat di Ruang TK Desa Bawahan Selan diikuti 30 peserta lebih berasal dari perwakilan tokoh masyarakat dan emak-emak, Sabtu (3/9/2022).

Ketua Umum KSI Al Mizan FH ULM Muhammad Hasanuddin mengungkapkan kegiatan penyuluhan hukum di Desa Bawahan Selan ini guna mengedukasi masyarakat mengenai hukum dan kesejahteraan masyarakat. Utamanya lagi, menjaga lingkungan hidup di sekitar desa.

BACA : Jadi Garda Terdepan bagi Pencari Keadilan, LBH BN Beri Konsultasi Hukum Gratis

Senada itu, Presiden Direktur LBH Borneo Nusantara Matrosul mengatakan sosialisasi dan penyuluhan hukum dengan menggandeng KSI Al Mizan FH ULM merupakan bagian dari program kerja lembaganya.

“Ini sesuai amanat Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum. Bentuk implementasinya adalah pengabdian terhadap masyarakat dengan pemberian pemahaman dan pengetahuan tentang ilmu hukum. Harapannya, agar masyarakat bertambah cerdas dan menambah  pengetahuan khususnya dalam ilmu hukum. Tujuan akhirnya, masyarakat tidak mudah melakukan pelanggaran-pelanggaran yang bententangan dengan peraturan perundang-undangan,” beber Matrosul.

BACA JUGA : Beri Layanan Pro Bono, Konsultasi Hukum Gratis LBH BN Disambut Antusiasme Warga

Ketua Yayasan Edukasi Hukum Indonesia (YEHI) Dr Muhamad Pazri yang menjadi narasumber mengungkap pentingnya pemahaman hukum bagi masyarakat.

“Jadi, masyarakta bisa membedakan ap aitu hukum perdata, hukum pidana, hukum agama serta pengertian hukum itu sendiri,” ucap doktor lulusan Unissula Semarang ini.

BACA JUGA : BLF Dorong Warga Banjarmasin Melek Hukum

Menurut Pazri, dalam penyuluhan itu juga diberikan kiat-kiat bagaimana ketika para warga berhadapan dengan masalah hukum dan strategi penyelesaiannya.

Walhasil, penyuluhan hukum ini pun mendapat atensi dari para peserta. Mereka tampak serius menyimak paparan soal hukum dari advokat muda yang juga Direktur Borneo Law Firm (BLF) ini.(jejakrekam)

Penulis Sirajuddin
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.