Curah Hujan Tinggi dalam Sepekan Terakhir, Sejumlah Titik Alami Banjir di Tanah Bumbu

0

AKIBAT curah hujan deras dan terus menerus, dalam sepekan terakhir, menimbulkan beberapa titik di Kecamatan Angsana dilanda kebanjiran di Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu).

DATA Polres Tanah Bumbu, menyebutkan, antaranya bantaran Sungai Nibung Desa Karang Indah terlihat ketinggian mencapai mata kaki atau sekitar 20 Cm, dan sempat menggenangi jalan aspal sepanjang 300 meter. 

Jalan Poros Desa Karang Indah – Desa Bunati, juga mencapai ketinggian air sekitar 50 Cm sepanjang _+ 400 meter menggenangi jalan. Perumahan Milia Residance 1 RT 3 Desa Angsana, ketinggian air mencapai 1 meter dan merendam pemukiman warga. Rumah Dinas Polsek Angsana, terjadi banjir ketinggian air sempat merendam beberapa rumdin Polsek Angsana. 

petugas berupaya memberikan bantuan kepada warga untuk mengatasi kondisi banjir di Tanbu

Jalan Poros Perbatasan Desa Bayansari dan Desa Banjarsari terjadi banjir yang merendam jalan penghubung yang tidak bisa dilewati pengendara R2 ataupun R4. 

BACA: Tangkal Banjir, BPBD Tanbu Susun Dokumen Kontijensi Bencana

Untuk Posko banjir di Aula Kecamatan Angsana RT 003 Desa Angsana dengan daya tampung sebanyak 30 orang. Gedung LPTQ Kecamatan Angsana RT 003 Desa Angsana dengan daya tampung sebanyak 100 orang. 

Sedangkan Petugas Keamanan yang bersiaga, yakni,  Polsek Angsana, Koramil Angsana, Satpol Air & Sat Lantas Polres Tanah Bumbu, Kecamatan Angsana, ERT Resqeu PT.BIB, Perangkat Desa Karang Indah, Banser Angsana dan Relawan Masyarakat Desa Karang Indah. 

Angkutan terpaksa harus ekstra hati-hati melintasi jalan yang terkena banjir di Tanbu (Foto Muaz)

BACA JUGA : Terbukti Korupsi dan TPPU, Eks Kadis ESDM Tanah Bumbu Divonis 2 Tahun Penjara

Sementara jumlah warga terdampak banjir, di Perumahan Milia Recidance Desa Angsana sebanyak 40 KK, warga yang mengungsi 3 KK. Di Bantaran Sungai Nibung Desa Karang Indah KK yang terdampak 8 KK

Upaya dilakukan pencegahan, unsur Muspika,Tim Rescue PT. BIB dan masyarakat melaksanakan pengaturan serta pengamanan di Jalan Provinsi yang terendam banjir. Lalu memberlakukan buka tutup jalan karena jalur hanya bisa dilewati satu arah secara bergantian. (jejakrekam) 

Penulis Muaz
Editor Afdi Achmad

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.