Ada ‘Senam’ Djoko Pekik di Bias Borneo, 100 Karya Lukisan Andalan Berbagai Daerah Dipamerkan

0

ADA 100 lukisan andalan dipamerkan 100 pelukis dari berbagai daerah di Indonesia, menyemarakkan pameran lukisan nasional bertajuk Bias Borneo, Taman Budaya Provinsi Kalsel, Jalan Brigjen H Hasan Basry, Kayutangi, Banjarmasin.

PAMERAN lukisan nasional rangkaian dari Ragam Pesona Budaya Banjar 2022 di Gedung Wargasari, Taman Budaya Kalsel berlangsung pada 16-21 Agustus 2022.

Even ini dihelat Ikatan Pelukis Kalimantan Selatan (IPKS), Yayasan Perupa Kalimantan Selatan bersama UPTD Taman Budaya Kalsel mengundang pelukis dari Kalimantan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga pelukis andal dari Pulau Jawa.

Sebut saja, dua maestro pelukis sekelas Djoko Pekik dan Nasirun dari Yogyakarta yang terkenal dengan lukisan apik berharga mahal ini ikut memamerkan karyanya di ruang pameran.

BACA : Mengimpikan Pasar Seni, Pelukis Banua Seakan Dianaktirikan

Sebagai tuan rumah, tentu saja para pelukis Kalsel dari Banjarmasin, Banjarbaru, Kotabaru, Hulu Sungai Selatan (HSS) tak ketinggalan menyuguhkan karyanya dengan beragam genre.

Lukisan Djoko Pekik berjudul ‘Senam’ di atas kanvas 115 x 140 cm, cukup memikat berada di bagian tengah ruang pamer. Begitupula, maestro lukis Banua, Micbah Tamrin dengan lukisan bertajuk Dayak, turut mengangkat ‘derajat’ pameran kali ini.

BACA JUGA : Mengenang Sholihin, Pelukis Rocker Yang Rendah Hati

Terbukti, sejak dibuka untuk turut meramaikan Karamisan Banua 2022 demi memperingati Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-72, sudah dihadiri ratusan pasang mata, terekam dari buku tamu.

Tak ketinggalan, Ketua IPKS Muslim Anang Abdullah dengan goresan lukis di atas kanvas berjudul ‘Tanah Leluhur’ yang tembus pameran nasional, beberapa waktu lalu, turut ditampilkan bagi penikmat seni rupa.

“Kehadiran maestro lukis seperti Djoko Pekik dan Nasirun dari Yogyakarta, sungguh membanggakan bagi kita. Apalagi, karya dua pelukis sekaliber nasional ini tergolong tinggi, bahkan dihargai sangat tinggi oleh para kolektor,” tutur Ketua IPKS, Muslim Anang Abdullah kepada jejakrekam.com, Rabu (17/8/2022).

BACA JUGA : Pelukis Kalsel Suarakan Meratus ke Nasional Lewat Lukisan Tarian Leluhur

Lukisan andalan Tanah Leluhur karya Muslim Anang Abdullah dipamerkan di Bias Borneo 2022

Dia mengakui kolaborasi pelukis senior dan seniman muda dari berbagai daerah, termasuk dari Kalsel sebagai tuan rumah merupakan hal cukup langka. Apalagi, karya-karya lukis itu beragam genre dengan tema-tema berbeda.

BACA JUGA : Diawali Walikota Ibnu Sina, Para Kolektor Lukisan Dinanti di Sangar Seni Solihin Taman Budaya

“Kedua pelukis nasional itu mau ikut pameran ke Kalsel, sungguh membanggakan. Apalagi, pelukis Kalsel dengan jumlah lukisan mencapai lebih dari 30 lukisan, termasuk dari teman-teman di Kalimantan, minus Kalimantan Utara memamerkan beragam budaya seperti Dayak, Pasar Terapung, Burung Enggang dan lainnya,” kata Muslim Anang.

Dia berharap lewat pameran bertajuk Bias Borneo, sprit para pelukis Banua dan Kalimantan bisa membahana secara nasional.  Bahkan, bisa mendatangkan para kolektor lukis nasional dan internasional datang ke Banua.

BACA JUGA : Potret Lukisan Hitam Putih di Tengah Minimnya Apresiasi Seni Warga Banjarmasin

Muslim Anang pun tak memungkiri cukup banyak kolektor yang telah melirik karya pelukis. Sebab, bukan dari Banjarmasin, Banjarbaru, dan kota-kota lainnya di Kalsel dan Kalimantan. Ada pula pelukis dari Surabaya, Yogyakarta, Bali, Kediri dan kota-kota lainnya yang terkenal dengan karya seni lukis juga ikut tertarik bergabung di pameran.

“Tentu dengan even ini, semoga saja Kalsel ke depan punya gedung atau galeri seni. Sehingga, karya-karya pelukis Kalsel bisa rutin dipamerkan. Bahkan, jika perlu ada pasar seni, karena karya-karya lukis pelukis Banua sudah merambah nasional. Seperti karya Pak Misbach Tamrin. Makanya, ke depan, pameran bertajuk Bias Borneo akan berseri,” imbuh Muslim Anang.(jejakrekam)

Penulis Iman Satria
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.