Ini Lokasi, Daftar Khatib dan Imam Shalat Ied di Idul Adha 2022 di Banjarmasin dan Batola!

0

PERBEDAAN penentuan Hari Raya Idul Adha antara Muhammadiyah dengan pemerintah bersama Nahdlatul Ulama (NU) terjadi pada tahun 2022 ini.

MUHAMMADIYAH telah menetapkan Hari Raya Idul Adha jatuh pada Sabtu (9/7/2022). Bahkan, ormas Islam ini pun telah menyiarkan daftar iman dan khatib Ied pada 10 Zulhijjah 1443 Hijriyah untuk wilayah Banjarmasin (Bjm) dan Barito Kuala (Batola).

Sementara, pemerintah dan NU telah menetapkan 1 Zulhijjah 1443 Hijriyah jatuh pada Jumat (1/7/2022), sehingga praktis Hari Raya Idul Adha jatuh pada Minggu (10/7/2022) nanti.

BACA : Khutbah Idul Adha 1442 H di Sabilal Muhtadin, Khotib Uraikan Perintah Dalam Surat Al-Kautsar

Muhammadiyah telah mengumukan lokasi pelaksanaan shalat Ied pada Sabtu (9/7/2022) di sejumlah masjid dan lapangan terbuka. Berikut daftarnya;

1. Halaman Kantor Samsat Jl. A. Yani 5,5 Bjm. Khatib : H. Mairijani, M.Ag & Imam : Arman Nursyadi.

2. Halaman Masjid KH. Ahmad Dahlan Jl. S.Parman Bjm. Khatib & Imam : Dr. H. Abd. Rochim Al~Audah, M.Ag.

3. Halaman Masjid Mujahidin Jl. Belitung Laut Bjm. Khatib : H. Sulikan Sariyun, Lc & Imam : Ahmad Dzaqi Mustafa.

4. Halaman Masjid Sentosa Jl. Belitung Darat Khatib & Imam : Haikal Kharisepta, S.Ag.

5. Halaman Perguruan Muhammadiyah Jl. KS. Tubun Bjm. Khatib & Imam : M. Fauzi Rahmani, S.Pt, M.Pd.

6. Halaman Gedung Sultan Suriansyah Kayu Tangi. Khatib & Imam : H. Umar Said Thalib, SE.

7. Halaman Kantor Kopertis Wilayah XI Bjm. Khatib : H. Muhammad Fauzi, SH, M.Sc & Imam : Muhammad Aulia Putra.

8. Halaman Masjid At~Tanwir Sultan Adam Bjm. Khatib & Imam : Sulaiman Ar~Rahman, M.Pd.I.

9. Halaman Masjid Ar~Rahmah Sei. Andai Bjm. Khatib & Imam : H. Husin Musa, S.Ag. M.Pd.

10. Halaman Masjid Qalbun Salim Jl. Cemara Raya Bjm. Khatib & Imam : Muhammad Dayan Hafizh.

11. Halaman. Kantor Catatan Sipil Sultan Adam Bjm. Khatib & Imam : Drs. Fahmi Amrusi, MM.

BACA JUGA : Stok Sapi di Banjarmasin Berkurang Akibat PMK, Harga Tembus Rp 15-75 Juta per Ekor

12. Halaman RTH Kamboja Bjm. Khatib : H. Riza Rahman, Lc. & Imam : H. Agus Salim, Lc. MHI.

13. Halaman Masjid Syazali Jl. Seberang Masjid Bjm. Khatib : Muhammad Ihza & Imam : Zainal Abidin, S.Pd.

14. Halaman Perguruan Muhammadiyah Gg. Baja Bjm. Khatib & Imam : Rahmidi, S.Pd.I

15. Halaman Pertokoan Mitra Plaza Jl. P. Antasari Bjm. Khatib : Dr. H. Sukarni, M.Ag.  Imam : Ahmad Reza Maulana.

16. Halaman RSUD Ulin Jl. A. Yani Km.2 Bjm. Khatib & Imam : H. Ahmad Fitri Rusli, S.Ag.

17. Halaman Masjid Darul Arqam Jl. Ratu Zaleha Gg. KHD 7 Bjm. Khatib & Imam : Awad Ahmad Seff, MA.

BACA JUGA : Lewat Nota Kesepahaman, Polda Kalsel Gandeng NU dan Muhammadiyah Cegah Paham Radikal

18. Halaman Masjid Ar~Rahman Jl. Melayu Darat Bjm. Khatib : H. Muhammad Nuruddin, Lc. M.Si. & Imam : H. Supriadi Horman.

19. Halaman Masjid Al~Munawwarah Jl. Keramat Raya Bjm. Khatib : Muhammad Yusuf Rusli, S.Pd.I, MA. & Imam : Taufik Meiriadi.

20. Halaman Masjid Al~Haq Jl. Benua Anyar Bjm. Khatib : Rokhailis Fahmi, S.Ag, S.Pd.I, M.Pd. Imam : Hasan Jazuli,S.Sos.I.

21. Halaman Masjid Al~Mukhlisin Jl. Mangga Bjm. Khatib & Imam : H. Basiran, M.Pd.

BACA JUGA : NU, Muhammadiyah dan Al Irsyad Rabu Pagi Serentak Shalat Idul Adha

22. Halaman SMAN 2 Mulawarman Bjm. Khatib : Ahmad Ghazali, M.Pd & Imam : M. Nabil Yusuf Al~Ghazali.

23. Halaman Masjid Al~Furqan Jl. Bumi Mas Rayaa Bjm. Khatib : H. Rusydi Rusli, Lc  & Imam : Hasan Maulana.

24. Halaman Masjid Al~Ummah Jl. Beruntung Jaya Bjm. Khatib : Alfian MauriCefle, S.Sos. M.AP & Imam : M. Anshori, SHI.

25. Halaman Masjid Al~Muflihun Jl. Kendedes 3 Bjm. Khatib : Drs. H. Tajuddin Noor, SH. MH & Imam : Zainal Arifin.

26. Halaman Masjid Ami Abdullah Komp. Persada Mas. Khatib:  H. Arif Maulana, Lc & Imam : Alfaris Muammar.

27. Halaman SMPN 4 Teluk Tiram Bjm. Khatib & Imam : Sadriyansah, S.Pd.I

28. Halaman Masjid Imaduddin Alalak Selatan Bjm. Khatib & Imam : Drs. Khairuzzaini Rusli, S.Pd.I.

BACA JUGA : Bentuk Fahmi Tamami di Kalsel, Rhoma Irama Pesan Jaga Masjid dan Mushala dari Kelompok Pembid’ah

29. Halaman Masjid Muhammadiyah Al~Muhajirin Bjm. Khatib & Imam : Dr. KH. M. Saad Ibrahim, MA {Ketua PWM Jawa Timur}.

30. Halaman Masjid Hasanuddin Madjedi Jl. H. Hasan Basri Kayutangi Banjarmasin. Khatib : H. Amanto Surya Langka, Lc & Imam : Fikri Rizalie Ahmad, SQ. S.Pd.I.

31. Halaman Panti Asuhan Putera Muhammadiyah Jl. Pangeran Banjarmasin. Khatib & Imam :

32. Halaman Masjid An~Nur Kampung Arab Banjarmasin. Khatib & Imam :

33. Halaman Komplek Yasmin Resident Handil Bakti Batola. Khatib : Chusnul Aqib, M.Pd.I & Imam : Brigader Pol. Fuad Rahman, SE.

34. Halaman Mushalla Al~Fath Komp. Karena Land Handil Bakti Batola. Khatib & Imam :

35. Halaman Masjid Jamhuri Aisyah Jl. Trans Kalimantan Handil Bakti Batola. Khatib & Imam :

36. Halaman Masjid Imam Nawawi Handil Bakti Batola. Khatib & Imam :

BACA JUGA : Shalat Tarawih Malam Pertama Ramadhan, 3 Masjid Muhammadiyah Dipenuhi Jamaah

37. Halaman Masjid Ar~Rahman Komp. Grand Purnama 2 Handil Bakti Kab. Batola. Khatib : Dr. H. Faisal Mubarak Seff, Lc. MA & Imam : Muhammad Rizki, S.Pd.

38. Halaman Masjid At~Taqwa Kota Marabahan Batola. Khatib & Imam : Muhammad Hafidz Naim.

Sementara itu, tokoh NU Kalimantan Selatan HM Syarbani Haira berharap perbedaan penetapan Hari Raya Idul Adha 1443 Hijriyah antara Muhammadiyah dengan pemerintah bersama NU, tak dijadikan hal yang tajam.

“Dari awal dalam menentukan awal bulan juga sudah berbeda metode pendekatannya. NU bersama pemerintah memilih metode rukyatul hilal, sedangkan Muhammadiyah berpegangan pada metode wujudul hilal. Nah, ketika awal bulan ditunjukkan hilal di bawah 3 derajat, maka praktis bulan itu digenapkan,” kata Syarbani kepada jejakrekam.com, Selasa (5/7/2022).

Tokoh Nahdlatul Ulama (NU) Kalimantan Selatan, HM Syarbani Haira. (Foto Dokumentasi JR)

BACA JUGA : Polarisasi Warga Kalsel Kian Runcing, Tokoh NU Serukan Ulama NU Kembali ke Khittah

Menurut dia, perbedaan itu sudah lama terjadi khususnya antara NU dengan Muhammadiyah, sehingga tidak perlu diperdebatkan lebih tajam lagi.

“Islam adalah agama damai, mengapa kita tidak mendamaikan umat dalam menyikapi perbedaan ini. Misalkan, bagi teman-teman Muhammadiyah yang berhari raya pada Sabtu (9/7/2022), kemudian menyembelih hewan kurban bisa saja membagikan kepada warga yang belum berhari raya. Begitupula, sebaliknya yang ikut pemerintah dan NU bisa melakukan hal serupa. Betapa indah jika kita bisa saling berbagi,” kata Katib Syuriah PWNU Kalsel ini.

BACA JUGA : Empat Serangkai Tanah Jawi yang Disegani Ulama Tanah Suci (1)

Esensi dari sebuah perbedaan dinilai Syarbani adalah saling menghormati dan menjaga umat agar tetap damai. Bukan malah memancing-mancing perbedaan itu menjadi sebuah permusuhan.

“Sebab, perbedaan kedua ormas Islam ini bukan hal baru. Sejak awal dari pandangan politik, keagamaan dan lainnya juga sudah berbeda, mengapa kita harus benturkan hal itu,” cecar Syarbani.

Mantan Ketua PWNU Kalsel ini juga mengajak agar perayaan Idul Adha tahun ini bisa lebih meriah lagi dengan saling berbagi kepada sesama. Termasuk, shalat Ied baik di lapangan terbuka maupun masjid sesuai tuntutan yang dicontohkan Rasulullah SAW.(jejakrekam)

Penulis Ummu Hani
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.