Gerakan Eco Enzyme Makin Membumi di Kalsel, EEN Tanbu Pamerkan Aneka Produk Turunan

0

GERAKAN eco enzyme makin massif dilakoni para relawan Eco Enzyme Nusantara yang dimotori Akbar Rahman bersama jaringannya di Kalimantan Selatan.

GERAKAN untuk mengubah sampah bukan lagi jadi masalah dengan membuat produk pembersih organiik, pupuk alami, pestisida efektif ini awalnya dimotori Dr Rosukon Poompanvong, pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand, mulai membumi di Kalimantan Selatan.

Eco enzyme ini merupakan hasil fermentasi limbah dapur organik semisal ampas buah dan sayuran, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan juga air.

Hal ini dibuktikan Eco Enzyme Nusantara (EEN) Tanah Bumbu yang memamerkan produknya dalam Pameran Produk Berbasis Pertanian Perkebunan di SMKN 1 Simpang Empat, Jalan Transmigrasi Plajau, Sari Gadung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Tanah Bumbu.

BACA : Berbahan Gula dan Sampah Organik, Petani KPH Tabalong Dilatih Bikin Eko-Enzim Multifungsi

Dalam pameran yang berlangsung selama dua hari pada 20-21 Juni 2022 itu, relawan Eco Enzyme Tanah Bumbu pun memperkenalkan teknologi ramah lingkungan dalam membuat cairan multiguna itu.

“Pameran ini merupakan program rutin tahunan yg dilaksanakan oleh Kementerian Pertanian RI dgn IFAD (International Fund and Agricultural Development) sejak tahun 2019 di program YESS,” ucap Ketua Pengurus Daerah Eco Enzyme Nusantara (EEN) Provinsi Kalimantan Selatan, Akbar Rahman kepada jejakrekam.com, Rabu (22/6/2022).

BACA JUGA : Tabur Eco-Enzyme di Sungai Martapura, Walikota Ingatkan Filosofi Urang Banjar Pamali Buang Ratik

Menurut dia, EEN Tanah Bumbu pun menampilkan produk eco enzyme (eko enzim) murni dan beberapa produk turunannya.

“Semoga dengan mengikuti pameran ini akan semakin banyak orang mengenal eco enzyme atau mau membuat sendiri sesuai harapan Dr Rodukon,” kata akademisi Fakultas Teknik Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ini.

BACA JUGA : Keluhkan Kulit Gatal-Gatal, Relawan Eco Enzyme Nusantara Semprot Kawasan Pekapuran Raya

Sebelumnya, relawan Eco Enzyme Nusantara Banjarmasin berhasil panen 1 ton eco enzyme di Warung Ketupat Kaum, Jalan Bumi Mas Raya, Komplek Haryono MT, saat peringatan Hari Lingkungan Hidup pada Minggu (5/6/2022).

Hingga produk ramah lingkungan ini pun ditabur ke Sungai Martapura guna mengurangi tingkat pencemaran sungai, sehingga flora dan fauna bisa tumbuh berkembang biak dengan baik.

BACA JUGA : Dilantik Secara Virtual, Akbar Rahman Pimpin Pengurus Daerah Eco Enzyme Nusantara Kalsel

“Kami berharap gerakan eco enzyme ini bisa menyadarkan masyarakat bagaimana pentingnya untuk mengurai masalah sampah khususnya organik. Dengan pengolahan eco enzyme ini terbukti sangat efektif sebagai solusi dalam mencegah kerusakan lingkungan hidup,” pungkas Akbar Rahman.(jejakrekam)

Penulis Muhammad Muaz
Editor Ipik Gandamana

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.