Taman Vertikal Jembatan Kembar Jalan Jenderal Sudirman Menghilang, Ada Apa?

0

KEBERADAAN taman vertikal di posisi tengah jembatan kembar penghubung Jalan Jenderal Sudirman, tiba-tiba menghilang. Ada apa?

SAAT ini, taman vertikal yang sempat menghiasi pusat kota di dekat kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin, persisnya dekat SPBU dan berada di atas Sungai Tatas itu hanya tersisa kerangka besi yang sudah berkarat.

Taman vertikal berbasis jaring yang ditanami aneka tanaman hijau, merah dan lainnya tampak menghilang. Padahal, eksistensi taman itu sempat mempercantik kawasan pusat kota ini.

Kepala Bidang Pertamanan dan Sarana Prasarana Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin, Wahidah mengakui taman vertikal di kawasan jembatan kembar Jenderal Sudirman itu sudah tidak ada lagi untuk sementara.

BACA : Tiap Tahun Dirikan Taman Vertikal, Pengamat Kota : Lebih Baik Bangun RTH

“Memang sengaja kami lepas, akibat pondasinya sudah keropos bahkan sudah ada yang patah. Takutnya, kalau roboh bisa membahayakan pengguna jalan,” ucap Wahidah kepada jejakrekam.com, Senin (20/6/2022).

Dia menjelaskan saat ini aneka tumbuhan yang sempat menghijau di kawasan itu telah diamankan ke RTH Kamboja, Jalan Anang Adenansi Banjarmasin. “Tanaman yang ada di taman vertikal itu telah dikarantina agar bisa terselamatkan sehingga tidak mati,” kata Wahidah.

BACA JUGA : Terbanyak Tumbuhan Taman Vertikal, Kota Banjarmasin Sabet Rekor MURI

Dia menjelaskan pondasi taman vertikal akan segera diperbaiki, sehingga bisa lebih kokoh dan terjamin keamanannya. “Saat ini, kami menunggu anggarannya dialokasikan di APBD Perubahan 2022. Sebab, untuk masuk ke APBD murni 2022 tidak dianggarkan sebelumnya. Sekarang, hanya untuk anggaran pemeliharaan saja,” ucap Wahidah.

Menurut dia, untuk memperkuat pondasi taman vertikal itu dibutuhkan dana sedikitnya Rp 100 juta. Wahidah pun menyebut dananya hampir setara dengan membuat taman vertikal yang baru. “Makanya, kami usulkan untuk dianggarkan dalam APBD Perubahan tahun 2022 mendatang,” pungkas Wahidah.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Ipik Gandamana

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.