Meriahkan Malam Salikur, Kindai Seni Kreatif Gelar Tadarus Seni

0

PULUHAN seniman di Kalimantan Selatan menyemarakkan malam 21 Ramadhan dengan mengikuti ajang tadarus seni bertempat di halaman markas Kindai Seni Kreatif, Sabtu (23/4/2022) malam.

TADARUS seni merupakan ajang pertunjukan yang dihelat saban bulan Ramadhan, khususnya oleh para pelaku seni di kota idaman.

Sejumlah penampilan teater, tari, hingga pembacaan puisi disuguhkan kepada para pengunjung. Dengan penerangan lampu semprong yang temaram, penampilan di malam salikur kali ini terasa tambah khusyuk.

“Kegiatan ini diusung untuk memeriahkan bulan suci Ramadhan. Khususnya malam salikur. Selain pertunjukan, ada juga peluncuran tiga buah buku puisi dan novel,” ujar Ali Syamsudin Arsi, Direktur Kindai Seni Kreatif.

BACA JUGA: Hidupkan Tradisi Salikuran, Pelosok Banjarmasin Mulai Dihiasi Lampu Kerlap-Kerlip

Selain itu, kata dia, di pertengahan acara ada juga penampilan bela diri tradisional kuntau dari Kompak Borneo HST – Perguruan Cancang Lima Saliwah, serta pameran lukis sederhana.

Ketua Dewan Kesenian yang juga Wakil Walikota Banjarbaru Wartono saat beri sambutan atas even Malam Salikur di Banjarbaru. (Foto Rahim Arza)

Wakil Walikota Banjarbaru yang juga sebagai Ketua Umum Dewan Kesenian (DK) Kota Banjarbaru, Wartono menyampaikan rasa apresiasinya terhadap adik-adik penulis Banjarbaru yang terus berekreasi dan produktif. Di malam salikur ini, menurutnya akan bertambah dalam mewarnai dunia kesenian untuk kota idaman tersebut.

“Jangan pantang menyerah untuk terus memberi warna terhadap Kota Banjarbaru, karena sangat berpotensi adanya para seniman ini,” kata pria kelahiran 1966 itu.

BACA JUGA: Malam-Malam Ramadhan Terakhir, Banjarbaru Kini Semarak Bertabur Cahaya Lampion

Kegiatan ini dihadiri oleh Kadisporbudpar Banjarbaru (Yani Makie), Kabid Kebudayaan Disbudpar Banjarmasin (Zulfaisal Putera), Kabid Kebudayaan Dinas Pendidikan (Masdulhak Abdi), Ketua Ikatan Penulis Tanah Laut (Rahmadi Salman) dan Dewan Kesenian Banjarmasin (Hajriansyah), serta seniman dan budayawan yakni YS Agus Suseno, Rudi Karno, Noorhalis Majid dan sebagainya.

Partisipasi dalam pertunjukkan seni diikuti oleh Sanggar Titian Barantai, Sanggar Ar-Rumi, Sanggar At-Tadib, Sanggar Bahana Antasari, Sanggar Sasaji, Genta, dan sejumlah pegiat seni dari Balangan, Barabai, Kandangan, Tanah Laut, Banjarbaru dan Banjarmasin.

Di panggung bulan, penampilan Ali Syamsudin Arsi, Trisia Chandra dan Gita Kinanthi bersama timnya mengawali pertunjukan dalam teatrikal puisi berjudul ‘Monumen Kata’ yang diadaptasi dari tiga karya: Sujud Lubang Kembali, Tarian Anak Bukit dan Hutan Kaca.(jejakrekam)

Penulis M Rahim Arza
Editor Donny

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.