Husairi Abdi

Ruas Jalan Nasional ke Hulu Sungai Penuh Lubang, BPJN Kalsel Jamin Segera Dibenahi

0

SUDAH menjadi rahasia umum, ruas jalan nasional penghubung Banjarmasin ke Hulu Sungai (Banua Enam) tak mulus. Banyak lubang, aspal bergelombang hingga banyak titik kerusakannya.

MULAI ruas Jalan A Yani dari arah wilayah Kabupaten Banjar, Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, terlebih lagi saat memasuki perbatasan Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) ke Hulu Sungai Utara (HSU), seperti di Pemangkih dan Tapus, mengalami kerusakan cukup parah.

“Keparahan ruas jalan nasional ini seperti tak ada perhatian pemerintah. Khususnya yang punya kewenangan itu,” kata Ilham, sopir truk asal Banjarmasin kepada jejakrekam.com, Selasa (29/3/2022).

BACA : Diduga Langgar Aturan, LSM KAKI Minta Pihak Terkait Lebih Intensif Awasi Proyek Jalan Nasional

Menurut dia, kerusakan jalan poros nasional penghubung antar kabupaten di Kalsel juga ditambah minim penerangan. Tak mengherankan, banyak mobil dan armada angkutan terjebak, hingga terbalik.

“Gara-gara mobil terbalik di ruas Jalan A Yani di ruas Haruyan, macet berjam-jam lamanya. Bayangkan saja, jalan nasional Kalsel ini hanya dua lajur, satu mobil saja terbalik, maka dampaknya sangat terasa,” tutur Ilham.

Senada itu, Yusuf, warga Amuntai Kabupaten HSU mengakui ruas jalan memasuki wilayahnya mengalami kerusakan, akibat terus direndam banjir. Terutama, saat berada di kawasan Tapus.

BACA JUGA : Warga Keluhkan Jalan Rusak, LSM SECI Nilai BPJN Kalsel Tidak Serius

“Apalagi, kalau sudah turun hujan deras, jalan itu bisa banjir. Kondisi jalan yang labil dan bergelombang, saat hujan menyusahkan. Nah, kalau kering, berdebu dan bisa bikin cepat mobil cepat rusak. Ya, Hulu Sungai ini seperti dianaktirikan,” kata Yusuf.

Dia menduga ruas jalan Hulu Sungai memang sengaja dibiarkan, seolah-olah tidak mendapat skala prioritas dari pemerintah. Padahal, Banua Anam atau Hulu Sungai merupakan daerah terpenting di Kalsel.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional ( BPJN) Kalimantan Selatan Syauqi Kamal pun tak menampik kondisi ruas jalan ke Hulu Sungai mengalami kerusakan.

BACA JUGA : Jalan Poros Alternatif Hulu Sungai Harus Direalisasikan

“Kerusakan itu dari ruas Tungkap sampai ke Bundaran Bungur kondisi jalan banyak yang berlubang. Saat ini, kontraktor sedang melakukan penanganan pemeliharaan dengan  penutupan lubang. Targetnya sebelum pertengahan Ramadhan, penutupan lubang bisa dituntaskan,” beber Syauqi Kamal.

Dia juga menjelaskan ruas jalan itu merupakan bagian dari kontrak tahun jamak (multiyear) preservasi Liang Anggang-Martapura-Batas Kota Rantau.

“Pada lokasi kerusakan ini nantinya akan dilakukan pelebaran jalan dari 6 meter menjadi 7 meter dengan bahu kiri kanan 1-2 meter,” papar Syauqi.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.