Soal Migor Langka dan Sekolah Jauh Mengemuka dalam Reses 4 Wakil Rakyat Banjarmasin

0

EMPAT anggota DPRD Kota Banjarmasin dari daerah pemilihan (dapil) Banjarmasin Utara bertemu dengan konstituennya di Kantor Camat Banjarmasin Utara, Jalan HKSN, Senin (28/3/2022).

WARGA Kelurahan Sungai Miai pun menyampaikan keluhannya selama ini kepada empat wakil rakyat saat menggelar reses. Soal infrastruktur pemukiman, pelayanan publik, pendidikan, sosial hingga kesehatan menjadi hal yang diutarakan warga kepada empat anggota DPRD Banjarmasin.

Empat anggota dewan lintas fraksi; Sukhrowardi (Fraksi Golkar), Muhammad Isnaini (Fraksi Gerindra), Zainal Hakim (Fraksi PKB) dan Ismail Iberahim dari PBB yang tergabung dalam Fraksi Restorasi Bintang Pembangunan DPRD Banjarmasin mendengar dan mencatat keluhan warga untuk diperjuangkan di parlemen kota.

Anggota Fraksi Golkar Sukhrowardi mengingatkan kondisi Banjarmasin saat ini masih dinyatakan berada di situasi pandemi Covid-19.

BACA : Arufah : Sukhrowardi, Figur Kompeten Jabat Ketua Bapemperda DPRD Banjarmasin dari Fraksi Golkar

“Kami mengingatkan bagi warga yang belum mendapat bantuan sosial dari Dinas Sosial (Dinsos) Banjarmasin bisa menyampaikan hal itu. Keluhan warga ini akan sampaikan dan perjuangkan,” ucap Sukhrowardi, berdialog dengan warga Kelurahan Sungai Miai.

Menurut Sukhrowardi, bansos yang disalurkan Dinsos Banjarmasin harus tersalurkan dengan baik dan tepat sasaran. Sebab, sumber dana bukan hanya berasal dari APBN, namun juga APBD Kota Banjarmasin.

“Bagi warga yang tak mendapat bansos, namun sebenarnya termasuk dalam database. Silakan protes, kami siap kawal. Ini menjadi kewajiban kami untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat,” kata anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Banjarmasin ini.

BACA JUGA : Sukhrowardi : Wujudkan Jembatan Sei Jingah, Ibnu Sina dan Paman Birin Bikin ‘Legend’

Di tengah pemulihan ekonomi pasca pandemi ini, Sukhrowardi mengingatkan agar warga bisa lebih kreatif. Misalkan, memanfaatkan limbah kayu untuk membuat centong atau kerajinan tangan.

“Centong yang saya pegang ini merupakan produksi dari pelaku UMKM di Banjarmasin. Ini bisa menjadi inspirasi bagi warga lainnya untuk kreatif,” ucap anggota Komisi III DPRD Banjarmasin ini.

Anggota DPRD Banjarmasin dari Fraksi Golkar, Sukhrowardi saat menyerahkan paket sembako kepada warga Sungai Miai dalam reses. (Foto Asyikin)

Mengenai kelangkaan minyak goreng (migor) jelang bulan suci Ramadhan, Sukhrowardi pun menyerahkan bingkisan berisi paket sembako plus kurma.

Muhammad Yusuf, warga Sungai Miai pun mengucapkan terima kasih karena empat wakil rakyat DPRD Banjarmasin bisa mendengarkan keluhan masyarakat. “Kami juga berterima kasih kepada Pak Sukhro karena telah memberi paket sembako plus kurma untuk menghadapi bulan puasa ini,” kata Yusuf.

BACA JUGA : Kasus Narkoba dan HIV/AIDS, Ini Catatan Anggota FPG DPRD Banjarmasin Sukhrowardi

Sementara itu, anggota DPRD Banjarmasin Zainal Hakim menyoroti soal zonasi sekolah tahun ajaran baru. “Untuk warga yang mengeluhan anaknya sekolah lebih jauh dari rumah ini, harus segera ditindaklanjuti Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin,” ucap Wakil Ketua Komisi IV DPRD Banjarmasin ini.

Zainal memastikan akan segera berkoordinasi soal anak yang bersekolah dari jauh tempat tinggalnya, apalagi berada di luar zonasi. “Masalah semacam ini jangan disepelekan,” katanya.

BACA JUGA : Jaga Eksistensi UMKM di Tengah Pandemi, Sukhrowardi Gelorakan Gerakan Beli Produk Lokal

Persoalan soal perbaikan jalan, gang dan lainnya juga dicatat Muhammad Isnaini. Ketua Komisi III DPRD Banjarmasin ini mengatakan anggaran infrastruktur yang digarap Dinas PUPR Banjarmasin tahun ini meningkat dibanding tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi, aspirasi warga untuk perbaikan jalan lingkungan maupun gang harus bisa segera direalisasikan pemerintah kota,” pungkas Isnaini.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.