Husairi Abdi

Produk UKM Tanah Bumbu Bakal Dijual di Toko Modern

0

DINAS Koperasi Usaha Mikro Perdagangan dan Perindustrian (KUMP2) Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu) menggelar pertemuan dengan pelaku usaha kecil menengah (UKM) dengan pihak toko modern (Indomaret), Kamis (17/02/2022).

KEPALA Dinas KUMP2 H Deny Harianto mengatakan, kegiatan ini dilakukan dalam rangka memfasilitasi para UKM di Tanah Bumbu guna memperluas jaringan pemasaran hasil produknya.

Dan juga meningkatkan daya saing produk lokal dalam kancah pasar global yang sudah semakin ketat. Terbukti banyak ditemukan produk luar kabupaten mendominasi sebagian besar perdagangan di Tanah Bumbu.

“Selain Dinas KUMP2, pertemuan dihadiri oleh perwakilan Bagian Ekonomi dan SDA Setda Tanbu serta menghadirkan 24 para pelaku UKM dengan menampilkan lebih dari 50 jenis hasil produk baik kering maupun basah,” kata H Deny.

BACA: DKUMP2 Tanbu Gelar Pasar Murah Minyak Goreng dan Gula

Hasil analisa produk yang ditampilkan oleh para pelaku UKM, sebanyak lebih dari 15 varian produk sudah mencapai nilai yang bisa dikerjasamakan pemasarannya melalui Indomaret.

Sedangkan produk yang lainnya masih harus dilakukan pembinaan untuk pemenuhan standar persyaratan seperti, masih ada yg belum mencantumkan berat (gramasi) dan masa ekonomis barang pada kemasan.

“Seharusnya sesuai dengan peraturan barang dalam keadaan terbungkus (BDKT), diwajibkan untuk mencantumkan berat dan juga tanggal expired produk tersebut,” ujarnya.

Secara bertahap Dinas KUMP2 akan membina para pelaku UKM memenuhi persyaratan dimaksud, agar sesegera mungkin produk mereka bisa mendapatkan tempat pemasaran di toko modern.

BACA JUGA: Pemkab Tanah Bumbu Tertibkan 3 Toko Modern

H Deny juga menyatakan bahwa ajang pertemuan seperti ini akan terus berlanjut, sehingga jaringan pemasaran produk UKM Tanah Bumbu semakin luas.

Pihak manajemen Indomaret yang dipimpin oleh Deputi Branch Manager Bambang Purwanto, menyampaikan bahwa Indomaret sangat terbuka untuk bekerjasama dengan para UKM di Tanah Bumbu dalam hal pemasaran hasil produk UKM di gerai-gerai Indomaret.

“Dengan sistem pembayaran yang sesuai kesepakatan dan tidak memberatkan pihak UKM,” jelasnya.

Jumlah produk yang di kerjasamakan tersebut juga sesuai kemampuan dari UKM itu sendiri. Dan produk tersebut memenuhi persyaratan mutu serta perizinan sesuai dengan yang dipersyaratkan oleh toko modern.(jejakrekam)

Penulis Muaz
Editor Ahmad Riyadi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.