Husairi Abdi

Bupati Tabalong Buka Kejuaraan Road Race di Sirkuit Marido

0

BUPATI Tabalong H Anang Syakfiani secara resmi membuka Kejuaraan balap motor Road Race dalam rangka HUT ke-56 Tabalong yang digelar di Sirkuit Marido Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak, Kabupaten Tabalong, Minggu (6/2/2022).

DENGAN diangkatnya bendera start oleh orang nomor satu di Bumi Sarabakawa ini pertanda kejuaraan tersebut dimulai. “Alhamdulillah kita hari ini dengan penuh kebanggaan kita bisa berhadir pada Kejuaraan Balap Motor Road Race dalam rangka HUT ke-56 Tabalong,” ucapnya.

Ia memberikan apresiasi kepada panitia pelaksana yang berusaha maksimal dalam menggelar kejuaraan tersebut. “Saya kira ini suatu bukti anak-anak muda bisa menggelar event besar serta mereka punya tanggungjawab yang luar biasa, karena mereka menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19 secara ketat,” ujarnya.

BACA: 238 CPNS di Tabalong Terima SK PNS, Ini Pesan Wakil Bupati

Dalam kesempatan ini, Bupati Anang mengucapkan selamat datang dan selamat bertanding kepada seluruh raider yang tidak hanya berasal dari Kalsel, Kalteng, dan Kaltim, tetapi juga ada yang dari Pulau Jawa dan Sulawesi. “Ini menunjukkan kejuaraan balap motor di Sirkuit Marido menjadi daya tarik bagi para raider dari luar Kalsel,” bebernya.

Ketua Pelaksana Putih Mulazmi mengatakan, kegiatan kejuaraan balap Road Race berlangsung selama 2 hari, pada 5 dan 6 Februari 2022 dengan diikuti ratusan raider. “Raider yang terdaftar pada kejuaraan ini berjumlah 299 orang yang tidak hanya berasal dari Kalimantan namun juga dari Pulau Jawa dan Sulawesi,” tambahnya.

Dari jumlah tersebut, peserta mengikuti 634 starter yang terbagi dalam 26 kelas. “Raider kita yang turut serta dalam kejuaraan ini juga cukup banyak,” sebutnya.

Dalam pelaksanaannya kejuaraan Road Race ini, jelasnya, menerapkan prokes Covid-19 secara ketat, salah satunya penonton yang masuk kelokasi sirkuit harus sudah melakukan vaksinasi. “Kita terus mengimbau melalui pengeras suara, kita tetap menekan agar prokes dijalankan, sari awal kita sampaikan kegiatan wajib mengikuti prokes,” imbuhnya.

Jika ada yang tidak konsisten mengikuti aturan maka akan dikeluarkan dari pelaksanaan kegiatan.(jejakrekam)

Penulis Herry

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.