Husairi Abdi

Batal Model Kembar, Ada Bundaran, Jembatan HKSN Baru Gantikan Jembatan Lama

0

JEMBATAN HKSN baru dipastikan akan segera menggantikan jembatan lama yang selama ini menghubungkan Jalan Kuin Utara-HKSN dengan Jalan Kuin Selatan-Kuin Cerucuk.

INI tergambar dari perencanaan awal yang sempat dipasang Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Banjarmasin, saat sosialisasi kepada masyarakat.

“Kabarnya memang jembatan lama akan dibongkar, setelah Jembatan HKSN yang baru akan difungsikan. Tapi, kami belum tahu, apakah Januari atau Februari nanti difungsikan,” kata Aam, warga Kuin Utara kepada jejakrekam.com, Jumat (28/1/2022).

Jembatan HKSN yang baru yang telah selesai digarap PT Indah Perkasa Konstruksi dipakai warga untuk wadah tempat bermain. Beberapa pekerja pun mengecat warna kuning dan hijau dan memasang pagar jembatan bermotif tumbuh-tumbuhan khas Banjar. Badan jembatan pun telah diaspal mulus.

“Kami diizinkan masuk ke Jembatan HKSN yang baru. Ya, main-main saja di sini,” ucap Fadhil, bocah SD yang bermain dengan rekan-rekannya di atas Jembatan HKSN.

BACA : Warga Kuin Utara Mulai Bongkar Bangunan, Proyek Jembatan HKSN Terus Digenjot

Beberapa pekerja PT Haidasari Lestari pun mengatakan tidak mungkin menyelesaikan pemasangan sambungan antara bagian jembatan di Jalan Kuin Selatan dengan bentang tengah. Diperkirakan pada Februari 2022 baru bisa dirampungkan.

“Sebenarnya memang awalnya sesuai rencana Jembatan HKSN ini terakses ke Jalan Belitung Darat. Tapi entahlah, karena biayanya besar, mungkin tahapan awal hanya di Jalan Kuin Selatan dulu,” kata pekerja ini.

BACA JUGA : Jembatan HKSN Dibuat Model Kembar, Penggarapannya Mulai Digeber

Warga Kuin Utara dan anak-anak menikmati aspal mulus di badan Jembatan HKSN yang sebagian rampung dikerjakan. (Foto Asyikin)

Pakar kota Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin Akbar Rahman mengakui dari dokumen rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL) HKSN, jembatan lama akan dibongkar, sehingga konsep jembatan kembar tidak diterapkan di kawasan itu.

BACA JUGA : Usai 3 Rumah Dibongkar di Area Jembatan HKSN, Giliran Utilitas PLN dan Telkom Dibereskan

“Seharusnya dengan model jembatan besar dan menelan puluhan miliar, Jembatan HKSN ini mengkoneksikan kawasan utara dan barat Banjarmasin. Ya, menghubungkan Jalan HKSN dengan Jalan Belitung Darat, tapi memang butuh dana besar untuk pembebasan lahan,” kata Akbar.

Akhirnya dari pengamatan doktor urban design Saga University Jepang ini, terlihat dari desain awal Jembatan HKSN akhirnya dibuat turunan atau oprit jembatan mengarah ke Jalan Kuin Selatan dan Kuin Cerucuk.

“Sementara oprit jembatan yang turun ke Jalan HKSN dibikin bundaran. Bahkan, di samping kanan dan kiri Jembatan HKSN dibikin jalan lingkungan,” papar Akbar.

BACA JUGA : Lahan Telah Dikosongkan, Ditarget Januari, Kontraktor Jembatan HKSN Geber Pekerjaan Tertunda

Dia menyarankan agar ketika Jalan HKSN dirancang untuk menjadi jalan besar, karena menjadi pusat pemerintahan Banjarmasin Utara bisa dikoneksikan dengan wilayah Berangas, Batola.

“Nah, kalau dari perencanaan terlihat memang Jalan HKSN ini akan disambung lagi dengan jembatan menuju ke Berangas, Batola. Jelas, ini akan sangat bagus dalam pengembangan kota dengan wilayah penyangga seperti Berangas,” papar Akbar.

BACA JUGA : Ditarget Rampung Januari, Demi Jembatan HKSN Telan Biaya Jumbo Rp 70 Miliar Lebih

Dengan begitu, menurut dia, masyarakat Alalak dan sekitarnya saat hendak ke Banjarmasin bisa memiliki jalur alternatif. Tidak lagi terakumulasi ke Jembatan Sei Alalak yang baru.

“Ini tentu akan menggerakkan roda perekonomian kawasan penyangga kota dan wilayah utara Banjarmasin,” pungkas arsitek muda ini.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.