Husairi Abdi

Subhan Syarief : Sebaiknya Jangan Main Gusur, Ajak Warga Terlibat Aktif

0

RENCANA revitalisasi Pasar Batuah yang dimulai pada 2022 ini di Jalan Veteran yang tembus ke Jalan Manggis, Kelurahan Kuripan, mendapat tanggapan pemerhati perkotaan Dr H Subhan Syarief.

LANGKAH bijak yang mesti dilakukan sebaiknya jangan  main gusur, ajak masyarakat terlibat aktif dalam penataan atau revitalisasi pasar tersebut,” ujar mantan Ketua Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Kalsel ini.

Menurutnya, sampaikan ke mereka konsep apa  yang mau dilaksanakan Pemkot Banjarmasin terhadap kawasan Itu.

“Ya, dengarkan tanggapan mereka. Lalu tanyakan ke mereka apa yang diharapkan atau apa yang mereka inginkan dari penataan itu. Kalau memang warga mesti menebus maka identifikasi berapa kemampuan atau kesanggupan mereka untuk menebus,” ujarnya kepada jejakrekam.com, Jumat (21/1/2022).

Lebih lanjut, Subhan menegaskan,  buatkan solusi terbaik dengan memberikan masa depan kawasan usaha yang lebih terjamin dan berprospek bagi usaha warga/penghuni yang sudah lama diam di sana. “Saya kira,  Pemkot Banjarmasin mesti paham, sejatinya tugas utama pemerintah itu adalah memberikan  perlindungan, bantuan dan dukungan bagi kehidupan warga,” tambahnya. 

BACA: Warga Resah Jika Digusur, Kadisperdagin : Tanah Pasar Batuah Milik Pemkot Banjarmasin!

Karena itu,  sambung mantan Ketua Intakindo Kalsel ini, tidak  bisa dengan alasan kawasan tersebut kumuh atau kawasan tersebut tidak  berijin lalu serta merta melakukan penggsuran. “Identifikasi dan pelajari dulu secara mendalam,” tandasnya. 

 Apalagi, beber Alumni ITN Malang ini, dasarnya kawasan pasar tersebut sudah lama berdiri. “Jadi sebenarnya bisa  menjadi aset potensi sejarah kawasan sekitar,” bebernya. 

Lalu, katanya, sekarang tinggal bagaimana membuat desain penataan yang tidak  berkonsep menggusur tapi berkonsep memberdayakan dan melindungi keberlangsungan kehidupan warga di sana.

BACA JUGA : Telan Dana Rp 3,5 Miliar, Revitalisasi Pasar Batuah Picu Pro dan Kontra

Dalam hal ini, nilai Subhan, sebaiknya Pemkot Banjarmasin sudah memiliki konsepsi global apa yang menjadi grand desain kawasan tersebut.

“Ya, hal itu disampaikan ke warga penghuni /pedagang serta berikan mereka kesempatan untuk terlibat dalam penggodokan hal rencana desain dan berbagai hal. Mulai rencana hulu dan hilir dari kawasan tersebut warga wajib dilibatkan dan mengetahui semua isi rencana tersebut,” imbuhnya. (jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Afdi Achmad

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.