Husairi Abdi

Risma Feni Ismail; Sosok Penulis Novel Pendiam Sabet Gelar Duta 2 Skawan SMKN 1 Kotabaru

0

RISMA Feni Ismail beradu bakat dengan lima pasangan di grandfinal Duta 2 Skawan SMKN 1 Kotabaru. Berkat kemampuannya menulis dan story telling plus kecakapan, dirinya berhasil merebut Duta 2 Skawan SMKN 1 Kotabaru.

USAI technical meeting (TM), Risma minta saran dan masukan dari seorang mentor guna menghadapi pemilihan Duta Skawan di sekolahnya. Menurutnya, beberapa hal yang dirinya siapkan untuk tahap pertama, yakni audisi untuk menampilkan bakat dan visi-misi untuk SMKN 1 Kotabaru.

“Saya menyiapkan visi-misi menjadi Duta Skawan dan pengetahuan seputar SMK Negeri 1 Kotabaru. Mulai dari sejarah, struktur sekolah, hingga hal-hal yang terkait dengan program studi dan jurusan di SMK Negeri 1 Kotabaru. Saya juga meminta bantuan dengan wali kelas,” ucap Risma Feni kepada jejakrekam.com, Jum’at (21/1/2022).

BACA : Empat Penulis Banjarbaru Luncurkan Karya Kolaborasi Berjudul ‘AGHH’

Saat itu, Risma mengaku gugup. Ini karena harus bersaing dengan puluhan peserta yang mengikuti audisi Duta Skawan ini. “Karena kalau tidak salah, siswa yang mendaftar pada saat tahap audisi kurang lebih 70 siswa,” ujarnya.

Risma bercerita tahap audisi dihelat pada Senin (3/1/2022). Dirinya lolos ke tahap seleksi bakat yang mengantarkan 12 siswa ke tahap menuju grandfinal. Terdiri 6 siswa dan 6 siswi.

” Alhamdulillah, saya bisa lolos ke tahap seleksi bakat. Ketika seleksi bakat dilaksanakan pada Kamis (6/1/2022). Saat itu, saya bingung dan minder karena pada saat pembekalan menuju seleksi bakat, teman-teman Risma semuanya berbakat dan punya potensi,” akuinya.

Sedangkan dirinya, hanya seorang gadis pendiam yang harus menyiapkan diri selama dua hari guna tampil maksimal di seleksi bakat. Pada saat pengumuman seleksi bakat, Risma sempat berpikir jika dirinya hanya tertahan di tahap itu.

“Tapi, ternyata Dewan Juri memberi kesempatan untuk sampai di grandfinal. Saat itu, senang banget karena bisa bersaing menuju grandfinal,” ungkap Duta Sejarah (Dewi Jagratara Madya) 2021 itu.

BACA JUGA : Novel Malak, Sebuah Romantisme Bergenre Dakwah Karya Ewin Adhia

Risma mengaku, awalnya kurang percaya diri. Namun, kini dia menyadari bahwa hal itu merupakan jalan bagi dirinya untuk terus berkembang. Tujuan akhir adalah menjadi pribadi yang lebih baik. “Pribadi yang aktif dan bisa bersosialisasi,” ungkap penulis novelis Skenario Cinta itu.

Risma Feni Ismail (berkacamata) dua dari kanan, bersama teman-teman yang meraih gelar Dua 2 Skawan SMKN 1 Kotabaru. (Foto Istimewa)

Selama persiapan menuju grandfinal, Risma mengaku ada beberapa kesulitan dihadapi. “Pertama, saya masih sulit untuk mengendalikan rasa gugup. Kedua sulit membangun kemistri bersama pasangan yakni Raihan, karena kami sama-sama introvert. Makanya, bingung harus mulai diskusi dari mana. Tapi, saya mencoba untuk menyelaraskannya,” tutur Risma.

Waktu itu, Risma mengatakan ada pembekalan saat tahap menuju seleksi bakat dan grandfinal. Ia biasanya latihan berbicara di depan cermin.

“Hal ini sering saya lakukan kalau tidak ada orang di rumah, atau di kamar. Selain itu, juga mempelajari gestur tubuh yang baik saat menghadapi Dewan Juri. Saya juga diam-diam memperhatikan teman-teman peserta untuk mengetahui kelebihan dan kekurangan mereka,” ujarnya.

BACA JUGA : Bangku Panjang, Karya Novel-Esai dari Sastrawan Banjarbaru Iberamsyah Barbary

Setelah dirinya menjadi Wakil II Duta Skawan, Risma ingin memanfaatkan kemajuan teknologi dalam hal positif untuk menunjukkan citra SMKN 1 Kotabaru. Agar sekolah baik di mata masyarakat.

“Saya juga berharap dengan bakat di bidang menulis dan juga aktif di Instagram, saya ingin membuat tulisan-tulisan yang dapat memancing teman-teman untuk menyampaikan ide dan gagasannya melalui akun Instagram SMK Negeri 1 Kotabaru. Ke depan, tentu bisa meningkatkan sikap solidaritas sesama siswa SMK Negeri 1 Kotabaru,” urai Risma.

Bagi Risma, dirinya ingin menciptakan inovasi dan kreativitas bersama para siswa di sekolahnya. Dengan begitu, Risma berharap semua koleganya bisa saling rangkul demi mencapai tujuan bersama. “Terutama bagi Risma dengan pasangan Duta 2 Skawan, Raihan,” tandasnya.(jejakrekam)

Penulis Rahim Arza
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.