Kasatlantas Polresta Banjarmasin Pastikan Armada BPK Tak Tertib Ditindak Tegas

2

DEMI tertib administrasi, Kepala Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Banjarmasin, AKP Gustaf Adolf Mamuaya memastikan akan segera mengecek keberadaan armada barisan pemadam kebakaran (BPK).

SAAT ini, jumlah BPK atau PMK yang berstatus swasta di Banjarmasin cukup banyak. Data sementara di Banjarmasin ada sebanyak 586 BPK,” kata Kasatlantas Polresta Banjarmasin, Kompol Gustaf Adolf Mamuaya kepada awak media di Banjarmasin usai ikut rapat dengar pendapat dengan DPRD Banjarmasin dan perwakilan BPK, Rabu (19/1/2022).

Menurut Gustaf, rata-rata sebagian BPK belum tertib dalam administrasi, terutama personel yang menjadi driver (sopir) dan lainnya. “Ini yang akan kami tertibkan bersama Dinas Perhubungan Kota Banjarmasin. Kami akan tertibkan armada BPK yang tidak mengikuti peraturan tersebut,” ucap Gustaf.

BACA : Insiden Kecelakaan Damkar Terulang, DPRD Banjarmasin Gelar RDP Matangkan Aturan Kerja BPK

Termasuk, beber dia, administrasi organisasi BPK yang diatur atau dibentuk oleh Pemkot Banjarmasin. “Dalam UU, mereka memang diprioritaskan dalam mengoperasikan armada BPK. Tetapi, namanya aturan dalam berlalu lintas itu memiliki prinsip saling menghargai kendaraan-kendaraan lain,” ungkap Gustaf.

Apabila, kata Gustaf, terjadi masalah kecelakaan dalam berlalu lintas maka harus melihat sebagaimana peristiwa kejadiannya. Kata dia, tidak serta merta pihak BPK menjalankan operasional itu semaunya. Karena ada batas maksimum.

BACA JUGA : Dari Sidak Posko Damkar hingga Latihan Safety Driving, Ini 5 Kesepakatan dengan BPK/PMK

“Polresta Banjarmasin telah melakukan penyuluhan ke wilayah kecamatan-kecamatan dan selalu menekankan dalam mengemudi terkait batas kecepatan,” ucapnya.

Menurut dia, di Banjarmasin sendiri ada tiga kategori status jalan. Yakni, jalan nasional, jalan provinsi serta jalan kota atau daerah. “Kalau di jalan nasional itu maksimal kecepatan mulai dari 60-80 kilometer per jam. Di luar itu, di bawah rata-ratanya,” tandas perwira menengah Polda Kalsel ini.(jejakrekam)

Penulis Rahim Arza
Editor Didi G Sanusi
2 Komentar
  1. Sohibul berkata

    Hanyar z batindak SDH bnyk korban…tapi baik jua dari pada kdd lalu

  2. Hasbullah berkata

    Skalian jua yg menyasahi api pakai seragam pemadam tapi besepeda motor apalagi membawa anak halus kaplda pakai helm lagi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.