Husairi Abdi

Hasanuddin Murad : Istri Pambakal Harus Paham Perda Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak

0

UNDANG-Undang Dasar 1945 telah mengamanatkan bahwa setiap perempuan dan anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang secara wajar, serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.

ATAS dasar itulah DPRD Kalsel bersama Pemprov Kalsel   mengeluarkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 11 Tahun 2018 Tentang Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak.

Hal ini disampaikan Anggota DPRD Kalsel Daerah Pemilihan III Barito Kuala, H Hasanuddin Murad, SH. saat melakukan sosialisasi Perda Nomor 11 Tahun 2018 tersebut kepada puluhan istri “pambakal” (kepala desa) dan pengurus tim penggerak pembinaan kesejahteraan keluarga ( TP PKK) desa di Kecamatan Anjir Muara, Sabtu, (15/1/2022).

BACA : Hasanuddin Murad : Semua Elemen Masyarakat Perlu Mengetahui Ketentuan Panggulangan Bencana

“Perda ini untuk menghindari dominasi dari kaum laki-laki, maka perlu diberikan perlindungan dan payung hukum kepada kaum perempuan agar bisa lebih berdaya dan mandiri dalam menjalani kehidupan sehari-hari,” ujar mantan Bupati Batola dua periode ini.

Karena itu, lanjut suami Hj Noormiliyani, SH (Bupati Batola saat ini-red), kehadiran Perda ini harus benar-benar dipahami oleh ibu-ibu sebagai kaum perempuan karena berisi hal-hal yang sangat bersentuhan langsung dengan kehidupan sehari-hari para kaum perempuan. Termasuk juga memberikan perlindungan terhadap anak yang notabene dijaga oleh ibu-ibu.

“Sejauh mana Perda ini memberdayakan perempuan dan sekaligus memberikan perlindungan terhadap anak maka harus benar-benar dipahami oleh ibu-ibu sebagai kaum perempuan untuk kemudian disampaikan kepada ibu-ibu yang lainnya,” harap politikus kawakan dari Partai Golongan Karya ini.(jejakrekam)

Penulis Humas DPRD Kalsel
Editor Fahriza

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.