Husairi Abdi

Tugas Dekan Baru, FISIP ULM Harus Punya Prodi Unggulan sebagai Identitas Diri

0

DEKAN Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat Prof Dr Budi Suryadi menargetkan seluruh program studi (prodi) sudah terakreditasi A.

SAAT ini, di FISIP ULM hanya tiga prodi terakreditasi A. Yakni, Komunikasi, Administrasi Publik dan Administrasi Pemerintahan. Sisanya, tiga prodi masih berstatus akreditasi B adalah Ilmu Pemerintahan, Sosiologi dan Geografi.

“Ada 9 syarat yang ketat dalam pemenuhan akreditasi A atau unggul tersebut. Jadi, jika terpenuhi, maka otomatis prodi itu akan memiliki daya sangi yang sangat baik dalam menghasilkan lulusannya,” ucap Budi Suryadi kepada jejakrekam.com, Senin (3/1/2022).

Terpisah, Ketua Prodi Sosiologi FISIP ULM, Setia Budhi PhD menyarankan agar demi mengangkat marwah kampus, maka dekan yang baru sebaiknya dalam memilih wakil dekan (wadek) adalah figur yang kompeten dan mumpuni.

“Sebab ke depan, Dekan FISIP yang baru akan menghadapi sistem akreditasi yang berbeda. Sebab, ada 9 kriteria atau persyaratan yang harus dipenuhi agar prodi bisa terakreditasi A,” ucap Setia Budhi.

BACA : Jabat Dekan FISIP ULM yang Baru, Prof Budi Suryadi Target Semua Prodi Terakreditasi A

Dia mengingatkan kebijakan para dekan dan wadek di FISIP ULM sebelumnya juga ada yang baik bisa dilanjutkan, bahkan dikembangkan lagi.

“Ujung tombak FISIP adalah prodi. Makanya, prodi harus diperkuat dan dibenahi. Apalagi, jumlah mahasiswa di FISIP tiap tahun juga terus mengalami peningkatan,” ucap dosen senior ini.

Menurut Setia Budhi, persoalan lainnya yang dihadapi kampus adalah hampir dua tahun sejak pandemi Covid-19 melanda pada 2020 dan 2021, sistem pembelajaran diterapkan model daring atau online. Nah, pada 2022 ini kembali diberlakukan sistem perkuliahan tatap muka.

“Tentu harus ada adaptasi atau penyesuaian pasca pandemi Covid-19. Suasana perkuliahan offline atau tatap muka, tentu berbeda dengan online yang telah dirasakan para mahasiswa dan dosen,” katanya.

BACA JUGA : Lantik Prof Budi Suryadi Jadi Dekan FISIP, Rektor ULM Akui Suksesi Berlangsung Dramatis

Ketua Prodi Sosiologi FISIP ULM, Setia Budhi Ph.D (foto FISIP ULM)

Doktor lulusan Universitas Kebangsaan Malaysia juga berharap agar FISIP bisa memprioritaskan prodi mana yang menjadi unggulan sebagai identitasnya. Dari dua jurusan apakah mengandalkan pada ilmu politik dan sains sosial.

“Mana yang ingin ditonjolkan ke depan? Sains sosial seperti Komunikasi, Sosiologi dan Geografi. Sedangkan, ilmu politik seperti Ilmu Pemerintahan, Administrasi Publik dan Administrasi Pemerintahan. Perlu kecermatan bagi dekan yang baru untuk menentukan sasarannya ke depan,” kata anggota Senat FISIP ULM ini.

BACA JUGA : Raih Suara Terbanyak, Setia Budhi Kembali Pimpin Prodi Sosiologi FISIP ULM

Menurut dia, FISIP tidak mungkin menyuguhkan keunggulan semua prodi, karena masing-masing fakultas itu khususnya di lingkungan ULM memiliki prodi unggulan masing-masing.

“Ini merupakan identitas sebuah fakultas yang harus diselaraskan dengan visi-misi dekan yang baru. Ya, seperti periode dekan sebelumnya, prodi mana yang menonjol. Sebab, saat ini, kompetisi perguruan tinggi lebih menunjukkan jati dirinya. Ini harus bisa dibawa ke luar (publik),” tutur Setia Budhi.

BACA JUGA : Menangi Suara Senat dan Rektor ULM, Prof Budi Suryadi Terpilih Jadi Dekan FISIP

Dia menegaskan Prodi Sosiologi FISIP ULM yang dikelolanya mengetahui betul dengan kondisi dunia pendidikan tinggi atau perguruan tinggi. Menurut Setia Budhi, dengan memperkuat jaringan, penelitian dan keterlibatan para akademisi atau dosen dalam kiprahnya di tengah masyarakat, sangat dibutuhkan FISIP ke depan.

“Ambil contoh, saat ini Prodi Sosiologi FISIP ULM justru tak hanya diminati warga Kalsel saja. Saat ini, ada mahasiswa asal Kalimantan Timur dan Kalimantan Tengah, Jawa Barat hingga Papua yang menempuh studi di prodi ini. Inilah mengapa dekan yang baru harus lebih luas lagi menjalankan powernya,” ungkap Setia Budhi.(jejakrekam)

Penulis Iman Satria/Didi GS
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.