Husairi Abdi

Lantik Prof Budi Suryadi Jadi Dekan FISIP, Rektor ULM Akui Suksesi Berlangsung Dramatis

0

GURU besar pemerintahan Prof Budi Suryadi resmi dilantik menjabat Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Lambung Mangkurat (ULM). Budi Suryadi terpilih usai menjalani dinamika suksesi yang berlangsung dramatis di kampus itu.

PROSESI pelantikan Dekan FISIP periode 2021-2025 dipimpin Rektor ULM Prof Dr Sutarto Hadi dihadiri civitas akademika kampus itu di Aula Rektorat ULM Banjarmasin, Jumat (31/12/2021).

Usai melantik, Rektor ULM Sutarto Hadi mengucapkan selamat bertugas bagi Budi Suryadi sehingga bisa menjalankannya dengan sebaik mungkin.

Diakui Sutarto, selama ini posisi Dekan FISIP dipegang pelaksana tugas (plt) sehingga dalam tugasnya tidak optimal, sehingga dengan adanya pejabat definitif segaris lurus dengan percepatan bagi kampus kuning itu.

BACA : Dugaan Intervensi di Pemilihan Dekan FISIP ULM, Uhaib : Cerminan Feodalisme Akademik

“Sebab, FISIP merupakan fakultas yang berpotensi besar sekali. Apalagi didukung sumber daya manusia (SDM) yang bagus, tinggal bagaimana dekan yang baru ini bisa mengkoordinasikan seluruh potensi yang ada di FISIP bisa lebih besar lagi kemajuannya,” kata guru besar pendidikan matematika FKIP ULM ini.

Menurut Sutarto, saat ini, FISIP memiliki program doktoral (S3) studi pembangunan yang memiliki keunggulan tersendiri bahkan menarik para peminatnya.

BACA JUGA : Kantongi SK Menteri, ULM Siap Buka Program Doktor Studi Pembangunan

Di mata Rektor ULM, program doktor studi pembangunan ini akan bisa mendorong jumlah publikasi khusunya di jurnal internasional sehingga bisa menggerek FISIP lebih tinggi lagi. “Kalau dikelola lebih bagus, apalagi banyak professor di FISIP, maka potensinya semakin besar,” katanya.

BACA JUGA : Jabatan Dekan FISIP ULM Berakhir Awal Juli, Empat Dosen Senior Bersaing Ketat

Mengenai pemilihan atau suksesi Dekan FISIP yang sempat alot, molor bahkan berakhir buntu, Sutarto berkilah hal itu hanya ada kendala pada proses internal. Diawali dari proses penjaringan, pembentukan panitia di Senat FISIP, masa penjaringan pun kemudian harus diulang hingga melahirkan drama yang cukup menyita perhatian.

“Habis penjaringan kemudian ada penyaringan, hingga ada penetapan (dekan terpilih) dan pelantikan. Itu prosesnya,” kata Sutarto.

Dia menyebut pada saat proses penjaringan, justru ada peraturan-peraturan dalam pemilihan Dekan FISIP yang belum disepakati pihak Senat. Hal itu memicu dinamika dalam rapat di tingkat Senat FISIP.

BACA JUGA : Menangi Suara Senat dan Rektor ULM, Prof Budi Suryadi Terpilih Jadi Dekan FISIP

“Kita maklum bahwa ada perbedaan pendapat, syarat -syarat pencalonan segala macam itu.  Kami  berharap agar pemilihan ini mempunyai kekuatan hukum tepat dan kuat. Jangan sampai ada peraturan-peraturan yang dilanggar, setelah semua sepakat maka para calon dekan pun maju,” urainya.

Sutarto melanjutkan dalam proses suksesi Dekan FISIP memang berjalan panjang. Ini karena masa jabatan petingginya juga berakhir sehingga harus ditunjuk pelaksana tugas.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.