Husairi Abdi

Ibnu Sina Pimpin Demokrat Kalsel, PKS Tak Khawatir Ada Fragmentasi Dukungan Massa Partai

0

LOMPAT pagar ke Partai Demokrat, manuver politik yang dilakoni Walikota Banjarmasin Ibnu Sina ternyata tak mengejutkan bagi koleganya di Partai Keadilan Sejahtera (PKS).  

SEKRETARIS DPW PKS Kalimantan Selatan, Mushaffa Zakir mengatakan partainya tentu menghormati langkah politik yang ditempuh Ibnu Sina.

“Tentu kami mengapresiasi saudara Ibnu Sina masih mau berkiprah di partai politik (parpol). Apalagi, sekarang kabarnya memimpin DPD Partai Demokrat Kalsel. Tentu itu sebuah penghormatan ketika eks kader PKS dipercaya oleh partai lain,” ucap Mushaffa Zakir kepada jejakrekam.com, Senin (29/11/2021).

Menurut Mushaffa, kekhawatiran jika terjadi fragmentasi atau belahan massa akar rumput PKS ketika Ibnu Sina memimpin Partai Demokrat di Kalsel, tidak benar sepenuhnya.

Ia menegaskan hingga kini baik dari pengurus di semua level, kader hingga simpatisan partai dakwah ini tetap solid. Bahkan, tak terpengaruh dengan hijrahnya sejumlah kader PKS senior ke partai lain. Termasuk, kolega Ibnu Sina seangkatan di DPW PKS Kalsel yang membentuk partai baru bernama Partai Gelora.

BACA : Cabut Tarif 10 Kubik, Naikkan Sewa Meter, Fraksi PKS Tuding Kebijakan Walikota Sarat Politis

“Tidak ada pengaruhnya. Aman-aman saja, karena sistem pengkaderan di PKS terus berjalan. Jadi, kami malah senang ada teman yang bisa memimpin partai lain. Ya, semacam partner politik apalagi jelang Pemilu 2024 mendatang,” tuturnya.

Apalagi, berdasar survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) pada September 2021 lalu, justru menempatkan beberapa parpol besar seperti PDI Perjuangan, Golkar, PKB, Partai Gerindra, Partai Demokrat dan PKS hingga Nasdem rata-rata berada di atas 4 persen parliamentary threshold (ambang batas parlemen).

“Kami malah bersyukur dari berbagai hasil survei menempatkan PKS masih dalam sembilan besar parpol yang bertahan di Pemilu 2024 nanti,” tutur mantan anggota DPRD Banjarmasin ini.

BACA JUGA : Sama-sama Kader PKS, Bagaimana Hubungan Mushaffa Zakir dan Ibnu Sina, Ini Jawabannya!

Mushaffa mengatakan analisis pengamat politik FISIP Uniska MAB, Muhammad Uhaib As’ad masih bisa diperdebatkan, ketika Ibnu Sina memimpin Partai Demokrat akan berdampak pada basis massa PKS di Banua.

“Sekali lagi saya katakan itu belum terbukti. Apalagi, Pemilu 2024 juga masih cukup lama, tentu ada strategi partai yang akan kami terapkan dalam menghadapi even politik akbar itu,” kata mantan calon Wakil Walikota Banjarmasin pendamping Hj Ananda ini.

BACA JUGA : Pegang Kendali Demokrat, Ibnu Sina Dinilai Mainkan Posisi Tawar di Pilgub Kalsel 2024

Hal senada juga dilontarkan Sekretaris Fraksi PKS DPRD Banjarmasin, Hendra. Mantan Ketua DPD PKS Banjarmasin ini malah mengucapkan selamat kepada Ibnu Sina memimpin Partai Demokrat Kalsel.

“Saat Pak Ibnu Sina memimpin PKS hingga menjadi Walikota Banjarmasin pun sebenarnya kami tak pernah menuntut apa-apa. Jadi, bisa kita lihat nanti apa langkah yang diambil Pak Ibnu Sina dengan amanah baru itu,” pungkas anggota DPRD Banjarmasin ini.(jejakrekam)

Penulis Rahim/Didi GS
Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.