Husairi Abdi

Berbagi Tugas, NSA PM Fokus Kelola Even dan Akacarita Garap Musik Tradisional Banjar

0

BERDIRI sejak 15 September  2015, NSA Project Movement (PM) konsen membidani seni pertunjukan dalam mengawal pergerakan kebudayan di Kalimantan Selatan.

BERMARKAS di Komplek Asabri Blok ZA-08 Sungai Ulin, Banjarbaru Utara, NSA PM selalu membuka ruang kesenian dan diskusi untuk publik.

Misi utamanya adalah mengembangkan budaya masyarakat dengan menjaga nilai-nilai luhur masyarakat dengan melibatkan semua aspek terkait. Khususnya, melahirkan kebaruan-kebaruan yang tidak lepas dengan nilai-nilai lokalitas sebagai sebuah identitas kebudayaan.

Dalam pengumumannya, Direktur NSA PM Noza Kurniawan mengumumkan terhitung 30 Oktober 2021, kelompok musik yang selama ini menggunakan nama NSAPM resmi memisahkan diri.

Mereka pun mengkhususkan diri sebagai sebuah kelompok musik dengan nama Akaracita. Yakni, sebuah kelompok musik, laboraturium musik dan konservatori musik tradisional di Kalimantan Selatan.

BACA : Bunyi Banjar: Catatan Etnomusikologi Musik Banjar

“Kelompok ini terdiri dari beberapa orang yang merupakan seniman musik multi instrumentalis bergagasan pada esensi musik-musik tradisi Kalimantan Selatan secara lebih khusus pada gamalan Banjar,” tulis Noza dikutip jejakrekam.com, Senin (1/11/2021).

Ia menegaskan NSA PM pun akan lebih fokus pada pengelolaan festival budaya seperti Festival Pasar Rakyat (Bakunjang Kapasar), Banjar Mural Festival, D’Sarasvati, dan Aruh Karawitan.

Musik karawitan Banjar yang dibidani Novyandi Saputra bersama Akacarita. (Foto Istimewa)

“Semua karya musik yang telah dibuat dan dikaryakan selama ini akan menggunakan nama Akacarita. Sedangkan, NSA PM akan bersifat sebagai produser dan pengelola semua karya Akacarita,” ucap Noza.

BACA JUGA : BTSD, Karya Novyandi Saputra; Bawa Gamalan Banjar ke Ruang Pop Urban

Sementara itu, akademisi program studi sendratasik FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin, Novyandi Saputra mendukung pemisahan dua organisai agar bisa lebih fokus dalam tugasnya.

“Jadi, NSA PM khusus untuk mengelola even dan program yang sudah ada. Sedangkan, Akaracita fokus sebagai sebuah kelompok musik, laboratorium musik dan konservatori musik Banjar,” beber Novyandi.

BACA JUGA : Satu Panggung, Berpadu Hentakan Musik Etnik Dayak dan Banjar

Novy-saapan akrabnya, mengakui selama NSA PM awalnya hanya sebuah kelompok musik kontemporer, kemudian bermetamorfosis menjadi sebuah kelompok pergerakan seni.

“Ini upaya kelompok seni yang mampu menghidupi dan mengembangkan NSA PM dengan semangat ekonomi kreatif agar mampu memberikan sumbangsih dalam serangkaian kerja seni untuk Banua dan negara,” komentar pegiat seni musik tradisional Banjar ini.(jejakrekam)

Editor Didi G Sanusi

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.