Ada 320.000 Jenis Musibah dan Bala Turun di Arba Mustamir, Ini Penjelasan Habib Fathur!

1

UMAT Islam kebanyakan justru tak menyadari bahwa Rasulullah SAW bermulai sakit pada hari Arba Mustamir. Di hari Rabu terakhir bulan Safar dalam kalender Hijriyah, diturunkan sebanyak 320.000 jenis musibah dan bala besar maupun yang kecil.

HAL ini diungkap Habib Fathurrahman Bahasyim, pengasuh Majelis Al Mahabbah Kubah Basirih, Banjarmasin Selatan. Buyut Habib Basirih yang merupakan salah satu ulama terkemuka di Banjarmasin ini mengungkapkan bahwa Arba Mustamir atau Rebo Wekasan atau Rebo Pungkasan dalam istilah Jawa, merupakan hari Rabu terakhir di bulan Safar.

“Menurut beberapa ulama terdahulu, salah satunya Syeikh Ahmad bin Umar Ad-Dairobi dalam kitab Fathul Malik Al-Majid Al-Mu-Allaf Li Naf’il ‘Abid Wa Qam’i Kulli Jabbar ‘Anid hari Rabu tersebut Allah SWT menurunkan 320.000 jenis musibah dan bala baik yang besar maupun kecil,” ucap Habib Fathur, sapaan akrab habib yang dikenal aktif dalam dakwah Islam ini kepada jejakrekam.com, Selasa (5/10/2021).

BACA : Sambut Arba Mustamir, Warga Sekumpul Baca Burdah Keliling Kampung

Menurut Habib Fathur, kita sebagai umat Islam harus meyakini hari yang diisyaratkan dalam ayat Alquran berbunyi ; فِي يَوْمِ نَحْسٍ مُسْتَمِرٍّ“ atau terjemahannya ; Pada hari nahas yang terus menerus.” (Al-Qamar: 19).

Ia mengatakan untuk itu kaum muslimin di mana pun berada dinasihatkan untuk memperbanyak doa-doa seperti membaca surat Yasin, membaca tasbih dan membaca doa Nabi Yunus AS yakni  لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (Lailaha illa annta subhanaka inni kuntu minadhdhalimin) atau berarti Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim. 

Habib Fathurrahman Bahasyim, buyut Habib Baskrih yang juga pengasuh Majelis Al Mahabbah Kubah Basirih (Foto Rilis Kalimantan)

Habib Fathur mengungkapkan salah satu bukti terbesar yang jarang disadari umat Islam tentang Arba Mustamir ini adalah sakitnya Rasulullah bermula pada hari Rabu terakhir bulan Safar ini hingga wafatnya beliau di bulan Rabiul Awal pada usia 63 tahun.

BACA JUGA : Melestarikan Ritual Tolak Bala Arba Mustamir di Tanah Banjar

Sementara itu, di beberapa masjid dan langgar di Banjarmasin, pada malam Rabu usai shalat Maghrib berjamaah membaca surat Yasin (surat ke-36 dalam Alquran) dengan mengulang pada ayat ke-58 berbunyi ; Salaamun Qaulan min Rabbin Rahim sebanyak 313 kali. Ini menjadi tradisi tolak bala yang secara turun temurun dipegang masyarakat Banjar, karena berdasar pada ajaran ulama-ulama yang masyhur.

Tradisi baratib atau berkeliling kampung dengan membaca kalimat thaiyibah seperti tasbih, tahlil hingga shalawat Burdah kepada Nabi Muhammad SAW juga dilakukan masyarakat Desa Sebamban Baru, Sungai Loban, Tanah Bumbu di malam Arba Mustamir. Dari video pendek berdurasi 01.09 detik itu, warga pun membacakan shalawat Burdah sembari berkeliling kampung dengan penerangan obor. Mereka berdoa untuk terhindar dari bencana dan musibah yang diturunkan pada Arba Mustamir.(jejakrekam)

Penulis Asyikin
Editor Didi G Sanusi
1 Komentar
  1. Romiansyah berkata

    Subhanallah…Allahu akbar…
    Semoga Habib Fathurrahman Sekeluarga beaerta jamaahnya selalu diberi kesehatan, keselamatan, dan kebaikan. Aamiinn Ya Robbal ‘Alaamiin

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.