Kuin Kacil hingga Mantuil Dirancang Jadi Kawasan Objek Wisata

0

PLH Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Sugito Said memimpin rapat koordinasi terkait pengembangan daya tarik wisata alamiah Kuin Kacil hingga Mantuil yang berlangsung di ruang rapat Sekda Balai Kota Banjarmasin, Selasa (21/9/2021).

TURUT hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Muhammad Ikhsan Al-hak, dan Kepala Dinas Sosial Kota Banjarmasin, Iwan Ristianto MAP, serta Stakeholder terkait.

Pintu Gerbang Menuju Objek Wisata

Sugito Said memaparkan terkait pengembangan pariwisata yang berada di kawasan Kuin kacil dan Mantuil. Kemudian tahap pengembangan sarana prasarananya akan ditindaklanjuti dengan merencanakan secara matang-matang agar nantinya wisata tersebut dapat digunakan sebagaimana mestinya. “Pada hari ini kita mencoba untuk, bertukar pikiran untuk bagaimana dalam bentuk rencana tindak tanggapan-tanggapan sehingga kawasan itu bisa dikembangkan untuk menjadi salah satu daya tarik wisata di kota Banjarmasin,” papar Sugito Said.

BACA: Kawasan Wisata Banjarmasin Sepi Pengunjung

Sementara itu, pria yang akrab disapa Ikhsan menyampaikan sarana prasarananya yakni tempat toilet, dan hal lainnya yang mampu membuat para wisatawan betah di tempat tersebut. Bahkan warga di sekitar tersebut juga ikut berkontribusi dengan menghibahkan tanah mereka untuk dijadikan dermaga. “Beberapa pandangan tentang bagaimana mengembangkan kawasan, terutama di RT 14 yang saat ini masyarakatnya cukup mendukung mengembangkan kawasan wisata berkelanjutan dan wisata yang berbasis alamiah,” ucap Ikhsan.

. Kawasan Jembatan Pulau Bromo Mantuil

Ia berharap dari pariwisata dapat memperkenalkan Kota Banjarmasin merupakan kota yang mempunyai ke elokan sungai dengan makanan khasnya dan yang lebih penting yakni wisata alamiahnya.

BACA JUGA : Jembatan Bromo Jadi Destinasi Wisata Baru, Nasibnya Jangan Seperti Jembatan Barito

“Kami ingin mengembangkan itu sebagai kawasan wisata yang berkelanjutan dan memberi nilai tambah kepada Kalimatan Selatan. Hal ini kita tidak ingin masyarakat di sana hanya menjadi penonton saja, tapi juga pelaku aktif yang dapat menggerakan ekonomi masyarakat,” pungkasnya.

Adapun Pemerintah Kota Banjarmasin akan meninjau dan menindaklanjuti tempat tersebut setelah acara peringatan hari jadi ke-495 Kota Banjarmasin. (jejakrekam)

Penulis Sira/Diskominfotik
Editor Afdi Achmad

Tinggalkan Komentar

Alamat email anda tidak akan disiarkan.